Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Urutan Manfaat Kesehatan yang Bisa Diambil Dari Rimpang Lengkuas

Nama-Nama Umum untuk Lengkuas

Lengkuas, tentu di setiap daerah berbeda-beda dalam penyebutan secara umum dari mulai daerah terpencil hingga secara luas ke berbagai wilayah di belahan dunia. Ya, setiap orang berhak menamai lengkuas dengan nama masing-masing daerah itu karena tidak mungkin jika lengkuas tumbuh dalam satu wilayah saja.

Tumbuhan lengkuas tumbuh di wilayah yang beriklim sedang seperti di iklim subtropis dan iklim tropis terutama paling banyak di negara Indonesia. Nama latin lengkuas hampir mirip ejaannya dengan bahasa Indonesia yakni Lenguas galanga atau Alpinia Galanga.

Lengkuas merupakan tumbuhan endemik Thailand, Vietnam, Cina tenggara dan sekarang sudah dibudidayakan secara luas dibanyak negara di Asia Tenggara terutama Cina, Malaysia, India dan Indonesia.

Tanaman rimpang lengkuas lebih dominan pada salah satu dari 4 spesies rimpang keluar zingiberaceae : Alpinia Galanga (lengkuas besar), Alpinia Officinarum, kaempfera galanga (kencur, lengkuas hitam atau jahe pasir) atau Boesenbergia Rotunda (jahe cina atau akar jari).

Nah, sementara sebutan lokal di setiap daerah juga pantas diberikan untuk tumbuhan sebagai bahan bumbu sekaligus bahan obat tradisional yang satu ini. Nama lokal dari lengkuas sendiri sangat beragam di Indonesia saja seperti Laos (Jawa), Laja (Sunda), di Inggris dikenal sebagai Greater Galingale, atau daerah lainnya juga berbeda penyebutannya.

Lengkuas mempunyai banyak nama diantaranya lengkuas kecil, galanga, gargaut, akar India, akar India Timur, akar Catarrh India Timur, Akar Cina, Jahe Cina, Jahe Siam, Akar Jahe, akar kolik, lille galangarod (Denmark), Echter Galgant (jerman) gaoliang jiang (China).

Sudah tahukah anda tentang laos alias lengkuas itu sendiri, jika belum tahu, mari kenal lebih lanjut secara seksama !

Lengkuas atau laos merupakan famili zingiberaceae jadi masih 1 rumpun dengan jahe dan kunyit. Orang terbiasa memanfaatkan lengkuas sebagai bahan bumbu masakan itu secara umumnya, sementara di lain manfaatnya untuk bumbu ternyata bisa digunakan untuk bahan pengobatan berbagai jenis keluhan kesehatan dan perawatan tubuh.

Rimpang (akar) lengkuas secara umum tumbuh di berbagai bagian negara di Asia dan bahan rempah utama untuk masakan Thailand. Sudah terbukti secara efektif dalam memberikan nilai efek positif untuk pengobatan semua tipe penyakit baik yang bersifat akut hingga kronis.

Dari segi rasa memang terasa hangat, harum beraroma dan rasanya pedas itu dikarenakan kandungan capsaicin seperti bahan-bahan lain yang terasa pedas.

Sejarah tentang keberadaan munculnya budidaya rimpang lengkuas

Menurut sejarah lengkuas sudah terkenal di wilayah Asia khususnya 1000 Masehi di Cina. Pada akhir abad ke 12 seorang filsuf Jerman dan Mistik Kristen Saint Hildegard dari Bingen mempunyai catatan bahwasanya lengkuas adalah “bumbu kehidupan” hal itu dikarenakan merasakan manfaat untuk berbagai jenis penyakit.

Akhir-akhir ini banyak yang sudah mengenal akan manfaat beragam dari pemakaian lengkuas dan terbukti bisa sebagai bahan pengobatan tradisional dari mulai penyakit jantung, gangguan pencernaan hingga pencegahan infeksi.

Sejarah lain menyebutkan bahwa lengkuas sudah menyebar ke Eropa dan ketika itu tahun 1898 di Amerika mendeskripsi temuannya dari salah satu jamu sebagai bahan praktek medis alami. Kala itu, pakar herbal Amerika mulai memanfaatkan lengkuas sebagai minuman teh dan pengobatan infeksi pernapasan.

Fakta Nutrisi dari Rimpang Lengkuas

Di dalam 1 porsi (64 gram) lengkuas terdapat kandungan 2 gram serat makanan dan 45 kalori. Diperkaya dengan sejumlah sumber natrium, flavonoid, vitamin A dan C, zat besi serta beberapa phytocemical seperti beta sitosterol, quercetin, edmodin, dan galangin. Karena 100 gram lengkuas mengandung :

149 kalori

15 gram karbohidrat

2 gram serat

1 gram protein

1 gram lemak total

4 gram vitamin C

Simak baik-baik dibawah ini tentang beragam manfaat yang bisa diambil atau dirasakan setelah menggunakan rimpang lengkuas baik dengan cara pengobatan luar atau pengobatan dalam.

Bahan bumbu masakan ini ternyata memiliki banyak kandungan lainnya terdiri dari minyak atsiri, metil cinnamate, eugenol dan diarylheptanoids yang mudah menguap, yang dikenal sebagai galangol.

Selanjutnya kandungan lain berupa gingerol, flavonoid (galangin, galangin-3-metil eter dan kaemferide) pati, tanin dan resin. Terdapat sejumlah nutrisi cukup lengkap yang dimiliki lengkuas diantaranya vitamin A, vitamin C, zat besi, serat makanan, karbohidrat, dan semacamnya.

Yang paling terkenal untuk sekarang ini dari efek pemakaian lengkuas diantaranya mampu mengobati kanker karena kandungan salah satunya flavonoid berupa galanin yang bertugas untuk aktivitas enzim dan menghancurkan genotoksisitas.

Beberapa manfaat lengkuas untuk pengobatan kanker didasarkan atas hasil penelitian para ahli antara lain :

1.Lengkuas untuk proses penyembuhan kanker lambung

“Salah satu studi tahun 2014 di Iran memperoleh hasil kajian ilmiah bahwa ekstrak cair lengkuas secara signifikan mampu menghancurkan jumlah sel kanker lambung dalam tes laboratorium selama 48 jam dan hasilnya itu cukup memuaskan”.

2. Lengkauas diyakini mampu mencegah pertumbuhan sel kanker darah (leukimia)

Sel leukimia mocystic akut, berupa leukimia yang bergerak cepat dari mulai sumsum tulang, hingga darah, lalu diberikan ekstrak cairan lengkuas dalam upaya untuk memperoleh pengobatan kanker alami yang tidak akan merusal sel-sel hidup baik lainnya.

3. Manfaat pengobatan lengkuas untuk penyembuhan kanker melanoma (kanker kulit)

Para peneliti di National Chiayi University di Taiwan mempelajari dampak dari 3 senyawa dari akar lengkuas pada sel melanoma manusia (kanker kulit). Ketiga senyawa inilah didapatkan hasil uji coba mampu menjamin sifat “antiproliferatif” yang berarti penangkal pertumbuhan sel-sel baru yang rusak”.

4.Kanker pankreas mampu menyembuhkan kanker pankreas

Sebuah studi tahun rilis 2017 menguji beberapa senyawa dari lengkuas di laboratorium dan dampaknya pada sel kanker pankreas, menemukan jika lengkuas menghentikan pertumbuhan sel kanker dan menekan jalur gen yang bertugas untuk memperluas dampak kanker pankreas.

5.Khasiat penyembuhan lengkuas untuk kanker usus besar

Pertama kalinya lengkuas dianalisa oleh para pakar ketika tahun 213 terhadap sel-sel kanker usus manusia. Para ilmuan menemukan kematian sel (apoptosis) pada 2 jenis sel kanker usus besar.

6. Kanker payudara pada wanita dapat diobati dengan lengkuas

Ketika tahun 2014 sebuah Universitas Iran memperoleh kajian jika ekstrak lengkuas menghasilkan apoptosis (kematian sel kanker) pada tipe sel kanker payudara. Tetapi tidak membahayakan sel-sel payudara yang sehat.

Lebih jauh lagi menyebrang ke negeri China dari Universitas kedokteran Cina menemukan bahwa lengkuas dapat menstimulasi kematian sel dalam sel kanker payudara dan sarana pengobatan kanker alami lainnya.

7.Lengkuas mampu membunuh sel kanker hati

Diantara alasan kuat kanker sangat berbahaya bagi tubuh manusia berkaitan dengan cara penyebarannya “bermetastasis” ke organ lain darimana asalnya. Ini terjadi khususnya pada kanker hati.

Sebuah penelitian di Taiwan pada tahun 2015 yang menyelidiki dampak dari senyawa ekstraksi lengkuas pada sel HepG2 (sejenis kanker hati) dierpoleh bawah senyawa alami menurunkan kejadian metastasis dengan menghentikan sel-sel menempel ke sel sehat lainnya.

Pada penelitian lain yang berkaitan dengan kanker hati, terapi kombinasi disesuaikan dengan agen terapi lengkuas dan lebih banyak lagi, menghasilkan efek apoptosis (kematisan sel) yang lebih signifikan.

Dan masih banyak lagi jenis kanker yang mampu dicegah pertumbuhannya dengan jalan konsumsi lengkuas baik itu dalam bentuk alami langsung atau sudah diproses untuk keperluan industri herbal.

8.Manfaat lengkuas dapat digunakan sebagai agen anti peradangan

Peradangan merupakan akar dari sumber terbesar timbulnya gejala penyakit. Seperti peradangan yang bersifat kronis pada radang lambung, sehingga lama kelamaan menjadi kanker lambung.

Ramuan lengkuas dapat membantu mengurangi peradangan yang terkait dengan radang sendi. Kondisi serupa yang telah sukses dilakukan penyembuhan dengan salah satu unsur kandungan fitonutrisi dalam ramuan lengkuas berupa gejala mastitis.

9.Di dalam lengkuas terdapat sifat antibakteri dan antijamur

Ekstrak lengkuas memberikan efek antimikroba dan antijamur bagi beberapa bakteri yang dikenal dalam menginfeksi makanan. Termasuk staphylococcus, E. Coli, liseteria, salmonella dan clostridium. Lengkuas dapat melawan infeksi bakteri E.Coli langsung.

10.Ternyata lengkuas sangat kaya akan sumber antioksidan yang tinggi

Kendati pun kita mengetahui secara pasti jika kandungan antioksidan paling besar hanya dimiliki oleh buah blueberry, maka asupan antioksidan bisa didapatkan dari konsumsi lengkuas. Sangat efektif sebagai pengobatan anti radang yang mana fungsi senyawa didalamnya menurunkan risiko kerusakan sel, melindungi sel-sel otak dan mencegah gangguan degenerasi kognitif terkait laju pertambahan usia.

Dengan kadar jumlah vitamin C cukup besar yang didukung dengan sifat antioksidan seperti Alpine dan galangin sistem kekebalan tubuh akan terasa kuat dan mengurangi peradangan dengan alami tanpa memicu efek samping sama sekali.

11.Lengkuas bisa membantu dalam meredakan sakit perut dan gangguan pencernaan lainnya

Dalam sejarah buaya India dan negara-negara di Asia terutama dalam pengobatan Ayurvedic mengenal lengkuas sebagai bahan ramuan untuk penyembuhan masalah sistem pencernaan seperti sakit perut, diare, mencegah pusing mual dan mengurangi perut kembung.

12.Lengkuas diutamakan mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia

Kajian ilmiah telah menunjukkan bahwa ekstrak polisakarida lengkuas yang direbus dalam air panas mempunyai efek merangsang pada sistem retikulo endothelial (RES) pengembangan sel dan meningkatkan jumlah sel eksudat pertoneum dan sel limpa yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh manusia.

Salah satu kajian penelit oleh Ye Ying Lie BaoAn pada tahun 2006 melaporkan bahwa S-1 Acetoxychavicol acetate yang diisolasi dari ekstrak lengkuas mempunyai efek anti HIV tipe 1 dan memblokir replikasi virus.

Demikian uraian secara bertahan dan sederhana jika dilihat dari manfaat lengkuas untuk kesehatan berdasarkan para ahli yang mengkaji ulang. Semoga uraian kali ini mudah dipahami dengan mudah dan bisa menjadikan diri seseorang untuk mencintai bahan-bahan alami sebagai pengobatan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.