Edisi Terbatas Khusus Untuk Hari Bisa Kirim Barang Dulu Transfer Setelah Barang Diterima

Klik Dibawah

 

Umur Berapa Bisa Terkena Penyakit Jantung?

Tahukah anda mengenai pernyataan juga pertanyaan umur berapa bisa terkena penyakit jantung? Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian terbesar dalam sejarah peradaban manusia. Di Amerika Serikat saja, tercatat tahun 2007 bahwa 1 dari 4 orang lebih mengalami penyakit jantung yang menyebabkan kematian 30%.

Penyakit jantung merupakan bagian dari salah satu masalah kesehatan dengan adanya faktor rendah, sedang dan faktor cukup parah sekali. Berkenaan dengan umur berapa seseorang sehingga dapat mengalami keluhan kesehatan jantung itu sangat tidak mungkin dapat dipastikan secara jelas karena faktanya gejala dan jenis penyakit jantung terhadap suatu kalangan sangatlah berbeda-beda.

Pemecahan masalah mengenai umur dengan penyakit memang sering dihubungkan dan diartikan secara sempit. Padahal mengenai penyakit bisa menjangkit siapa saja dan kapan saja tidak memandang umur, ras, golongan darah mau pun kalangan tingakat ekonomi. Penyakit jantung sebagai bagian dari penyakit yang menyerang sistem alat pemompa darah dari jantung ke seluruh jaringan tubuh juga sebaliknya darah menuju jantung.

Dalam salah satu informasi catatan kesehatan dunia bahwa di negara-negara maju dan berkembang gaya hidup yang tidak sehat kerap kali lalai dalam menjaga kesehatan. Gaya hidup tidak sehat menjadikan berbagai komplikasi penyakit mudah terkena secara mendadak. Gaya hidup tidak sehat pula menjadikan keterpurukan yang mungkin terus menerus terjadi.

Umur dengan penyakit memang lebih di dominasi oleh mereka yang tergolong lanjut usia, sebab kalangan lanjut usia justru membutuhkan suatu pola gaya hidup sehat agar nantinya bisa menyeimbangkan fungsi-fungsi kerja yang secara bertahap menurun drastis.

Setengah dari pria dan hampir 2/3 wanita yang meninggal dunia secara mendadak akibat komplikasi penyakit jantung yang selama ini di derita khususnya arteri jantung koroner. Kendati tidak menimbulkan gejala sebelumnya atau peringatan penyakit jantung, nama dari arteri jantung koroner bisa menjangkit kepada segenap kalangan usia termasuk wanita dan pria di usia muda belia.

Penyakit jantung itu banyak sekali macamnya salah satunya penyakit arteri koroner alias jantung koroner merupakan jenis penyakit yang tidak memandang umur atau usia. Penyakit ini mempengaruhi arteri di jantung dengan memicu plak plak kolesterol pemicu penyumbatan aliran darah ke jantung. Gangguan semacam adanya plak kolesterol tertimbun dalam sistem pembuluh darah di kenal dengan aterosklerosis dan nantinya menjadi serangan jantung mendadak.

Pertambahan usia, resiko penyakit jantung sudah barang tentu tidak mampu di duga secara tepat sama sekali. Pada hasil kajian ilmiah dan riset bertahun-tahun oleh pakar spesialis jantung bahwa untuk kalangan pria, umur rentan mengalami penyakit jantung ketika berumur 45 tahun ke atas. Sementara usia paruh baya pada pria, lebih dari 50 tahun meningkat tajam dua kali lipat dan 85% dari usia tergolong manula mendekati potensi serangan jantung.

Sama halnya bagi wanita bahwa penyakit jantung tidak luput menyerang wanita muda dan kemudian wanita usia manula. Lebih umum lagi bahwa wajar penyakit jantung terjadi pada pria mau pun wanita di mulai usia muda sekitar 25 tahun ke atas sedangkan masa menopause merupakan masa dua kali lipat meningkatkan potensi penyakit jantung pada kalangan wanita umumnya.

Mengenai umur siapa yang tahu kapan harus mengalami keluhan kesehatan dan kapan harus sembuh termasuk jenis penyakit jantung yang bisa mendera semua orang dari segenap usia. Mengenai pernyataan umur berapa bisa terkena penyakit jantung dalam hal ini bisa di dasarkan atas umur setiap orang. Dengan adanya faktor umur tentunya bisa dikendalikan gejala penyakit jantung yang suatu saat mendadak kumat terjadi.

Usia dan kesehatan fisik mau pun psikis mental juga sebagainya menjadikan setiap orang akan mudah dikenali dan dikendalikan dari jenis penyakit yang akan di derita. Misalnya, kalangan usia muda yang berenergik tinggi dan lebih kuat melawan faktor penyakit jantung juga penyakit sistem pembuluh darah karena sudah dibekali oleh semua sistem kekebalan tubuh yang prima.

Umur yang muda tentu segalanya pun masih dalam tahap perkembangan yang aktif sehingga akan berbeda sama sekali dengan umur tua atau usia lanjut dengan segala keterbatasan karena semua fungsi gerak dan fungsi lainnya dibatasi seiring penurunan daya tahan dan masalah kesehatan terus terjadi.

Di bawah ini merupakan jawaban atas pertanyaan umur berapa bisa terkena penyakit jantung pada setiap orang didasarkan oleh usia masing-masing secara bertahap diantaranya sebagai berikut :

■ Umur 20 tahun ke atas

Umur yang terbilang remaja ini harus mengawali kewaspadaan terhadap jenis penyakit jantung. Umur 20 tahunan sangat pantas mendekati faktor penyakit jantung, alasan yang kuat karena usia remaja membutuhkan asupan kalori yang lebih dan sangat umum kalangan umur 20 tahun itu sebagian besar selalu melakukan gaya hidup yang tidak sehat. Gaya hidup tidak sehat usia 20 tahun sangat banyak misalnya anak muda selalu ketergantungan merokok, jarang olahraga karena mementingkan jalan-jalan menaiki sepeda motor tanpa mau mengeluarkan basah keringat. Padahal keluarnya keringat dengan berjalan mau pun berlari melatih otot jantung agar kuat dan tidak mudah terserang penyakit jantung.

Menurut hasil riset mendalam dimana para ahli menyatakan bahwa 9 dari 10 remaja usia 20 tahunan sering konsumsi junk food, makanan serba instans, alkoholisme, merokok, jarang olahraga dan tentunya susah tidur atau gangguan tidur malam hari. Hal inilah menjadi sebuah resiko utama terjadinya penyakit jantung dan darah tinggi di umur 20 tahun ke atas.

■ Umur 30 tahun ke atas

Umur 30 tahun ke atas bagi sebagian besar kalangan entah dari golongan wanita mau pun golongan pria faktor gaya hidup tidak sehat sudah sangat erat hubungan kejadiannya setiap hari. Umur 30 tahun ke atas semua sistem fungsional tubuh dan aktivitas kerja sudah sangat matang sekali yang manakala menurut persepsi masing-masing menyatakan selagi muda apa saja bebas. Padalah persepsi semacam ini harus dihilangkan karena suatu saat akan terbawa kelak menjelang lanjut usia.

Umur 40 tahun lebih

Dalam umur seperti ini merupakan umur pertengahan yang menjadi landasan penentuan apakah harus melakukan gaya hidup sehat supaya terhindar dari semua penyakit yang suatu saat menjangkit atauhkah menuntut gaya hidup tidak sehat? Perlu jawaban yang sederhana bahwa gaya hidup sehat di umur 40 tahun memang sangat diperlukan adanya. Hal yang menjadi alasan gaya hidup sehat dengan selalu beraktivitas sebagai mana umumnya, istirahat yang cukup dengan tidak begadang sampai larut malam, makan makanan sehat seimbang, batasi merokok mau pun minuman beralkohol tinggi serta selalu menjaga kesehatan.

■ Umur 50 tahun

Orang umumnya sering mengenal umur 50 tahun ke atas dengan usia paruh baya alias usia setengah abad. Umur paruh baya atau 50 tahun ke atas lebih rentan mengalami tingkat gangguan jantung cukup kompleks. Hal itu didasarkan atas banyaknya sebagian besar usia paruh baya mengalami komplikasi penyakit terutama diabetes dan jantung. Diabetes dan jantung keduanya sudah sangat tidak bisa dipisahkan sama sekali sehingga seiring pertambahan usia maka penyakit bisa akan sangat parah.

■ Umur 60 tahun ke atas

Umur 60 tahun tergolong manula dalam kepanjangannya di sebut manusia lanjut usia dengan segala bentuk keterbatasan fungsi dan sistem-sistem kerja yang menurun. Dahulu dengan sekarang sangat berbeda, orang tua zaman dahulu sangat jarang bahkan langka sekali, terkena serangan jantung dan komplikasi penyakit lainnya. Namun, berbeda dengan yang dirasakan sekarang ini bahwa banyak kalangan manula bahkan kurang dari 60 tahun tidak mampu bergerak, berdiri, sering sakit dan terkena risiko penyakit jantung. Maka dari itu usia ini sangat perlu dibatasi dalam hal konsumsi makanan junk food, makanan instans, alkohol, merokok setiap harinya meski pun itu terasa sedap dipandang dan dicicipi.

Ada pun mengenai faktor-faktor lain dari pemicu terjadinya penyakit jantung koroner antara lain :

■ Gangguan tidur di malam hari. Gangguan tidur seumpama sering begadang setiap malam, sering membiasakan untuk tidur larut malam akan sangat berpengaruh pada gangguan jantung. Tidur larut malam akan mengakibatkan darah berkurang, meningkatkan tekanan darah tinggi, diabetes bahkan ujung-ujungnya jantung dan stroke ringan.

■ Gangguan psikis alias tekanan mental. Hasil riset ilmiah pakar bidang psikologi menegaskan bahwa kalangan orang yang memiliki gangguan psikis seperti mudah stres, tempramental dengan meliputi labilnya kemarahan beresiko pada tekanan darah tinggi dan faktor jantungan pun tidak dapat terelakkan.

■ Preeklampsia. Sebagai salah satu bentuk kondisi selama masa kehamilan. Ciri dari adanya kondisi preeklampsia berupa tingkat darah tinggi dan kelebihan protein pada urin. Preeklampsia bisa dihubungkan dengan penyakit jantung awal atau gejala permulaan karena akibat tekanan darah tinggi yang menyebabkan gagal jantung, serangan jantung mau pun penyakit komplikasi lainnya.

■ Minuman Alkohol

Sangat jarang terjadi pada sebagian besar wanita, karena rutinitas konsumsi alkohol yang berlebihan sangat sering dilakukan oleh kaum pria dewasa. Minuman berat beralkohol tingga merusak sistem arteri dan otot-otot di dalam tubuh termasuk pula otot jantung yang membantu memompa darah. Setiap hari konsumsi alkohol beresiko besar pada penyakit jantung di usia muda dan akan parah kelak menjelang manula.

■ Efek samping jenis obat-obatan tertentu

Sekarang ini banyak jenis obat keras berbahan kimia yang patutu untuk diwaspadai secara sempurna oleh semua masyarakat dari berbagai kalangan usia. Efek samping dari jenis obat terntu yang membahayakan dapat menimbulkan kontraksi otot jantung tidak terkendali, aliran darah menuju jantung tidak terkontrol dan berakhir pada kejang-kejang serta demam tinggi. Penting untuk selalu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis jantung jika hendak mengonsumsi obat tertentu supaya nantinya tidak menjadikan efek samping yang membahayakan.

Obat-obatan keras berbahan kimia meski pun murah, namun sangat berisiko besar sama halnya dengan alkohol yang merusak arteri otot jantung dan semua fungsi kerja jantung menjadi rusak. Jantung yang tadinya memompa darah sangat normal lama kelamaan akan bocor akibat efektivitas jenis obat keras tertentu. Ada jalan alternatif lainnya yang bisa dilakukan untuk membantu menangani pencegahan penyakit jantung diantaranya dengan obat alami herbal untuk jantung.

Dalam hal ini semua faktor umur yang dikaitkan dengan resiko besar terkena penyakit jantung dapat di cegah melalui langkah-langkah awal pencegahan dan selebihnya menjadi urusan diri masing-masing yang mengalami penyakit. Berikut beberapa langkah pencegahan awal dalam membantu mencegah terjadinya potensi penyakit jantung di usia muda mau pun sudah berumur antara lain :

■ Mengenali lebih awal gejala penyakit jantung dengan rutin selalu konsultasi bila merasakan gejala pada organ jantung terhadap pihak medis. Justru hal semacam ini akan membantu kalangan dari berbaga usia bisa melaksanakan pencegahan awal dengan rutin merubah pola makan menjadi sehat dan seimbang. Batasi suplai kolesterol berlebihan dalam tubuh setiap hari dengan membakar kalori dan menurunkan tingkat tekanan darah tinggi.

■ Memeriksa riawayat keluhan kesehatan keluarga dengan menanyakan terlebih dahulu kepada ayah, ibu sanak saudara dan kerabat yang memiliki penyakit jantung atau faktor risiko penyakit jantung lainnya. Jika ada keluarga dari ayah mau pun ibu yang memiliki penyakit jantung bisa saja terjadi pada diri dan dengan hal itu bisa mengetahui faktor risiko dari gejala awal penyakit jantung.

■ Hindari bahkan batasi ketergantungan merokok di usia muda karena asap rokok menjadikan polusi di dalam tubuh dengan kandungan nikotin bersama tar yang sangat kimia berbahaya. Dalam hasil riset ilmuan eropa menunjukkan nilai angka kasus penyakit jantung 40% lebih besar untuk meningkatkan risiko penyakit jantung dan selebihnya kanker paru-paru akibat polusi asap rokok di dalam tubuh.

■ Mencukupi kebutuhan air minum setiap harinya. Kebutuhan akan cairan tubuh sangat diperlukan dalam hal ini agar proses sirkulasi darah bisa berjalan dengan lancar pada saat pemompaan darah dari jantung ke seluruh tubuh mau pun sebaliknya. Sementara itu, berbeda dengan kebiasaan konsumsi air minum yang berlebihan dapat menimbulkan tingkat tinggi tekanan darah, sebagian kasus mengakibatkan gagal jantung dan stroke.

■ Memilih dan mengontrol kondisi saat kehamilan pada spesialis kandungan agar bisa merawat kesehatan dari segi fisik dan psikis ibu hamil. Dalam hal ini tekanan darah ibu hamil pada saat kehamilan dan pra-persalinan cukup tinggi, maka penting untuk konsultasi rutin pada pihak medis.

■ Hindari kebiasaan stres mengganggu pikiran

Stres yang mengganggu pikiran tidak akan menyelesaikan masalah, selalu percaya diri dan optimis dalam menjalani kehidupan bahwa suatu saat akan menemukan jalan terbaik yang mampu meraih keberhasilan. Faktor stres dan gangguan psikis seperti tempramental, mudah cemas, panik attack, gugup akan berpotensi pada terjadinya gangguan fungsi kerja jantung. Biasakan untuk refreshing penyegaran diri dengan latihan olah nafas dan berada di lingkungan alam terbuka.

Orang yang memiliki banyak pikiran sangat tidak dapat meraih kesuksesan sama sekali. Hal yang harus dilakukan adalah dengan mencoba untuk melawan beban pikiran dan menenangkan jiwa terlebih dahulu dari faktor mental. Mental yang kuat akan membantu fisik menjadi kuat sehingga tahan terhadap semua jenis penyakit. Selalu menjadi yang terbaik menjalani meditasi, penenangan pikiran dan beribadah menurut ajaran dan kepercayaan yang di anut masing-masing kalangan, karena dengan mental spiritual sempurna akan membentuk jiwa tidak mudah goyah dan tidak patah arang.

■ Selalu mementingkan waktu dan tidak berlebihan dalam beraktivitas

Aktivitas yang berlebihan dengan tidak mementingkan kesehatan tentu berakibat serius dalam pembentukan gejala penyakit yang akan terjadi. Banyak faktor kalangan usia muda lebih sibuk kerja hingga larut malam dengan tidak mementingkan waktu tidur di malam harinya. Padahal sudah sepantasnya untuk bisa membagi dan memilah waktu mana yang baik untuk istirahat dan mana yang baik untuk melakukan aktivitas.

Demikian mengenai pembahasan pernyataan umur berapa bisa terkena penyakit jantung dan bagaimana solusi yang tepat dalam membantu pencegahan terjadinya penyakit tersebut pada semua kalangan umur. Mudah-mudahan bisa bermanfaat kali ini pembahasannya bagi semua para pembaca.

 

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *