Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Tanda Tanda Khas Permulaan atau Gejala Awal Penyakit HIV yang Biasa Terjadi

Tanda-tanda khas atau ciri-ciri penyakit HIV sebetulnya sangat banyak, karena para ahli hingga kini belum mendapat begitu banyak titik terang terkait dengan cara pencegahan dan pengobatan paling paten untuk salah satu penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh tersebut.

Membahas tentang topik ciri-ciri penyakit HIV atau tanda-tanda awal HIV, menjadi informasi yang aktual di masa sekarang, karena kebutuhan akan informasi kesehatan sangat diperlukan sebagai pelopor kesehatan semua masyarakat. Informasi terkait dengan penyakit HIV yang baru-baru ini banyak sekali dialami hal yang menakutkan.

Pasalnya penyakit HIV hingga sampai saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit tersebut, maka dari itu bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut gejala umum awal terjadinya HIV berikut dibahas satu persatu secara ringkas.

Salah satu penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh berupa HIV, umumnya ditularkan melalui pertukaran produk cairan tubuh, seperti :

  1. cairan vagina
  2. sperma/air mani
  3. cairan anus
  4. darah
  5. ASI

Risiko pertukaran produk cairan tubuh tersebut umumnya terjadi bagi beberapa kalangan yang melakukan seks bebas tanpa pengaman (kondom) dengan lawan jenis yang tidak diketahui riwayat seksualnya.

Faktor-faktor lain seperti bergonta ganti pasangan, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, bahkan yang lebih mencengangkan dari faktor genetika pun menentukan seorang anak bisa terserang HIV atau tidak.

Ciri-ciri awal penderita HIV biasanya tidak akan terlihat secara kasat mata dari luar, melainkan jika sudah terjadi penurunan daya tahan tubuh (AIDS) maka dapat terjadi gejala seperti demam berkepanjangan, lemah, diare terus menerus, penurunan berat badan, infeksi jamur yang tidak kunjung sembuh, terserang penyakit kelamin, dan selain itu banyak sekali.

Gejala awal mula terjadi dirasakan berupa demam, nyeri otot, lelah, tulang dan pegal nyeri, gejala flu berlama-lama, pusing, mual dan sebagainya. Beberapa penyakit lain seperti infeksi tenggorokan, infeksi demam berdarah, malaria, hepatitis, chikungunya, tuberkulosis dan lain-lain.

Ciri-ciri individual HIV bervariasi dari satu orang ke orang lain. Apabila mempunyai kehidupan seks yang aktif dan berpikir bahwa dirinya terserang HIV apa salahnya untuk melakukan pengujian dari ahli.

Diantara beberapa gejala HIV dibawah ini banyak orang yang terpapar mengalami respons alamiah seperti flu menahun juga disebut sebagai “seroconversion” periode.

Mengenal ciri-ciri HIV dapat beragam dari setiap orang akan tetapi tanda awal infeksi biasanya muncul dalam 1-2 bulan pertama. Banyak, tapi tidak semua sama. Sangat penting untuk bisa mengenal apa penyebab yang bisa meningkan risiko atau terkena wabah HIV dan cara yang tepat hanya dengan melakukan tes uji penelitian para ahli.

Inilah tanda-tanda awal terkena wabah penyakit HIV yang sulit disembuhkan

  • Demam

Demam, umumnya satu diantara ciri-ciri pertama terserang penyakit HIV yang bisa dirasakan dan dibarengi dengan gejala lain berupa kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening hingga tenggorokan sakit.

Pada gejala pertama ini virus itu bergerak ke aliran darah dan mulai menggerogoti bersama jumlah virus lainnya sehingga sistem kekebalan tubuh melemah dan menghasilkan peradangan hebat di dalam tubuh.

  • Kelelahan dan mudah pusing

Respons peradangan yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh yang mulai melemah mengakibatkan tubuh kurang bergairah dan lesu. Terkadang dapat menjadikan kehabisan napas saat berjalan dan biasanya lelah gejala berkepanjangan dari HIV.

  • Kelenjar getah bening yang membengkak, otot yang terasa menyakitkan dan nyeri di persendian

Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang mampu memberikan perlindungan darah dan membersihkan bakteri atau infeksi virus.

Kelenjar getah bening dominan mengalami peradangan saat terjadinya infeksi besar-besaran. Banyak daerah sensitif seperti di ketiak, selangkangan dan leher yang bisa memicu sakit dan nyeri radang pada daerah tersebut.

  • Ruam-ruam kulit saat terserang infeksi virus HIV

Ruam kulit terjadi pada awal atau akhir periode serokonversi HIV. Dalam beberapa kasus, ruam pada kulit hampir mirip dengan bisul dan jerawat berbintik-bintil atau berair.

  • Mual, muntah dan diare terus menerus

Terdapat beberapa kalangan mengalami masalah sistem pencernaan yang buruk sebagai gejala awal HIV. Akan tetapi, mual dan muntah  itu dapat terjadi pada tahap-tahap selanjutnya dari infeksi, umumnya sebagai hasil dari infeksi oportunistik.

  • Sakit tenggorokan dan sering batuk kering

Batuk kering yang sangat parah dapat berlangsung selama berminggu-minggu hingga menahun tanpa melakukan pencegahan dengan antibiotik ringan dan semacamnya menjadikan gejal terus meningkat pada penderita HIV.

  • Gejala awal HIV diantaranya sering berkeringan di malam hari dan berkeringat tidak nyaman yang dirasakan

Berkeringat dimalam hari adalah wajar jika sudah melakukan aktivitas saat itu juga, tetapi jika tanpa beraktivitas lalu mengeluarkan keringat berarti ada gangguan kesehatan. Berkeringat tanpa sebab dimalam hari bisa jadi menandakan dirinya terpapar virus HIV, maka harus segera konsultasikan dengan ahli medis.

Tanda Tanda Khas Permulaan atau Gejala Awal Penyakit HIV yang Biasa Terjadi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.