Edisi Terbatas Khusus Untuk Hari Bisa Kirim Barang Dulu Transfer Bayar Setelah Barang Diterima

Klik =>>> GO-SEND GRAB

   

Pantangan Saat Terkena Penyakit Kulit Cacar Air Pada Anak

Selamat menyimak pembahasan mengenai pantangan saat terkena penyakit kulit cacar air pada anak di situs website kesehatan kami jellygamatbandung.com, mengupas tuntas mengenai tips-tips kesehatan dan pengobatan tradisional.

Pantangan saat terkena penyakit kulit cacar air pada anak yang mesti perlu diperhatikan pula oleh orang tuanya agar anak bisa mencegah penyakit kulit dan mempercepat proses penyembuhan. Dengan adanya pantangan, maka penyakit cacar yang terjadi pada anak bisa diminimalisir lebih mudah.

Anak sebagai salah satu dambaan setiap orang tuanya, tentu tidak ingin apabila anaknya mengalami sakit cacar air dalam beberapa hari. Maka oleh sebab itu, perlu mengetahui pantangan saat terkena penyakit kulit cacar air pada anak lebih awal.

Penyakit cacar sebagai salah satu penyakit ringan tetapi bisa membahayakan dengan menularkan kondisi kulit tidak normalnya. Penyakit cacar air memiliki bentuk kondisi berupa bintil berair, ruam-ruam merah dan kerap memicu rasa gatal tidak tertahankan.

Secara umum penyakit cacar di alami oleh kalangan anak di bawah usia di bawah 5 tahun dan di bawah usia 10 tahun. Tidak jarang juga terjadi pada kalangan yang usianya sudah dewasa dengan kondisi gejala tidak sama pada kalangan anak-anak. Kondisi cacar air pada kalangan anak-anak tentu sangat parah bila dibandingkan dengan cacar air pada kalangan dewasa, sebab kalangan anak-anak memiliki sistem daya tahan tubuh yang masih belum optimal.

Sebenarnya penyakit ini bisa pulih dengan sendirinya dan lama terjadi. Proses menjangkit virus cacar air ini ke tubuh berkisar antara 10 sampai 12 hari cukup lama.Dalam kondisi anak yang terkena penyakit kulit cacar air untuk senantiasa melakukan perawatan kesehatan kulit dan secara intensif oleh ahli medis.

Dari uraian kali ini membahas mengenai pantangan saat terkena penyakit kulit cacar air pada anak dan mesti dipahami agar anak bisa sembuh melalui perantara kegiatan di bawah ini dari kondisi cacar air yang dialaminya.

  • Usahakan anak yang terkena cacar air untuk mengenakan pakaian serap keringat

Usahakan bagi kalangan orang tua yang anaknya mengalami sakit cacar untuk tidak selalu mengenakan pakaian hangat atau jaket. Biasanya anak yang mengalami cacar akan mudah berkeringat dan merasakan gatal tidak tertahankan sehingga merasakan tidak nyaman saat mengenakan jaket atau baju hangat.

Anak yang sedang mengalami cacar air dengan kondisi sedang demam boleh mengenakan pakaian serap keringat sehingga memberi kenyamanan pakaian pada si buah hati. Selain itu, tidak mesti menggantikan pakaian untuk anak yang terkena cacar air lebih banyak, karena bekas cacar air yang menempel pada baju anak bisa membawa infeksi virus pada orang tuanya. Apa lagi pakaian serba ketat dapat menggores luka dan membasahi luka sehingga luka pun tidak mudah cepat kering.

  • Tidak dianjurkan untuk sering terkena basahnya air

Air yang basah dan terkena pada cacar air di kulit akan memicu lama kondisi pengeringan luka, maka alangkah baiknya untuk tidak sama sekali atau bahkan tidak dianjurkan untuk mandi meski dengan air hangat sekali pun.

  • Tidak sama sekali untuk menggaruk bintil yang gatal tak tertahankan

Ruam ruam merah bersama bintil yang berair pada area kulit yang terkena cacar untuk tidak sama sekali di garuk dan dipecahkan karena memicu iritasi pada luka. Apabila cacar air yang masih menggelembung dan masih berair hanya boleh dibiarkan dan akan pulih dengan sendirinya lebih cepat kering.

  • Menghindari angin

Ya dulu kalangan para orang tua sering menyarankan untuk tidak keluar rumah dengan alasan menghindari terpaan angin. Angin yang di luar rumah sangat mengandung banyak polusi dan debu bertebaran sehingga segala macam bakteri akan masuk ke dalam pori-pori kulit sehingga memperlambat proses pengeringan dan penyembuhan sakit cacar air.

  • Tidak boleh bermain keluar rumah dan berdekatan dengan orang lain

Hal ini memang wajar dilakukan, jika anak yang terkena wabah sakit cacar air untuk tidak mendekati dan bersosialisasi dengan orang sekitarnya. Sebisa mungkin untuk mengisolasikan anak terlebih dahulu sementara karena penyakit ini termasuk penyakit kulit menular yang bisa menjangkit kapan saja dan usia berapa pun dapat terjadi.

Simak terkait : Cara Mencegah Cacar Supaya Tidak Menular

Nah, dalam hal ini selain kegiatan di atas yang sangat untuk dipahami ketika kondisi anak sedang mengalami cacar maka terdapat beberapa jenis makanan pantangan yang harus dihindari oleh anak saat itu juga diantaranya :

  • Makanan yang serba di goreng atau gorengan makanan

Makanan yang serba di goreng berupa ayam goreng, opor ayam, gorengan, tahu goreng, tempe, kacang tanah yang di goreng sangat tidak boleh mengkonsumsinya bagi kalangan anak yang sedang mengalami cacar air. Hal demikian dikarenakan makanan yang serba di goreng bisa memicu peradangan kulit dan rasa gatal itu akan timbul. Selain itu ruam-ruam merah pada kulit akan terus menerus melebar akibat pori-pori yang keluar masuk keringat melebar untuk mengeluarkan kelenjar minyak dari dalam tubuh.

  • Produk olahan susu

Susu ternyata sangat tidak dianjurkan atau menjadi pantangan saat terkena sakit cacar air pada anak. Bahkan semua jenis produk olahan susu dari mulai roti keju, keju, yoghurt, es krim susu dan bahan makanan berbahan dasar susu sangat tidak boleh. Alangkah baiknya untuk kalangan anak-anak yang sedang sakit cacar air untuk konsumsi sayuran hijau sehat atau buah buahan.

  • Makanan yang serba berbau amis dan berdaging

Makanan seperti ikan, ayam, sapi, sosis, nudget, barbeque, burger mengandung bau amis sangat tidak boleh diberikan kepada anak yang sedang sakit cacar karena menjadikan anak mudah panas tubuhnya. Kondisi panas tubuh akibat metabolisme anak yang tidak berjalan optimal akibat daya tahan tubuhnya tidak mampu melawan infeksi virus cacar air.

  • Makanan yang serba asin

Makanan yang serba asin dari mulai pangsit, ikan asin, garam yodium dan semua yang mengandung bahan bumbu masakan terlalu asin memicu reaksi ruam gatal dan bintil merah tidak mudah cepat kering.

  • Buah sitrus dan buah yang masam

Walau pun buah buahan sangat dianjurkan untuk proses penyembuhan cacar air, namun terdapat beberapa jenis makanan dari buah buahan yang sangat tidak boleh sama sekali mengkonsumsinya yaitu buah yang terasa masam meliputi buah jeruk, buah jeruk nipis dan buah masam lainnya. Buah yang terasa masam asam sangat tidak boleh karena memicu reaksi gatal dan ruam-ruam melebar.

  • Makanan yang serba pedas

Makanan olahan dan masakan serba pedas di lidah membakar mulut menjadi pemicu reaksi gejala buruk bagi kalangan yang sedang sakit cacar. Penting untuk menghindari jenis makanan tersebut, sebab makanan serba pedas itu banyak macamnya dan menjadi gangguan pada sistem pencernaan makanan anak.

  • Makanan siap saji

Baik jajanan mau pun makanan serba siap saji sangat tidak mesti diberikan kepada anak yang sedang sakit cacar air. Makanan yang serba tidak alami seperti halnya makanan serba instan menjadikan efek gangguan pada kondisi lain dari cacar air.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.