Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Manfaat Zat Besi Bagi Mereka yang Mengalami Anemia Kurang Darah

Sering banyak kalangan medis mengaitkan permasalahan kesehatan antara penyakit anemia defisiensi besi dengan kekurangan zat besi. Zat besi di dalam metabolisme tubuh mempunyai banyak peran diantarnya ikut serta membangun hemoglobin dalam sel darah merah, yang bertugas mengikat dan mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh.

Masih dengan bahasan mengenai zat besi yang termasuk salah satu jenis sumber mineral penting bagi tubuh manusia. Anemia defisiensi besi atau singkatnya penyakit kurang darah akan senantiasa mengalami gejala-gejala yang cukup parah jika berkelanjutan secara terus menerus.

Dari mulai rasa sakit kepala, letih, sesak napas, pusing, denyut jantung meningkat, akibat kekurangan asupan oksigen ke seluruh tubuh.

Anemia, suatu kondisi yang ditandai dengan kekurangan sel darah merah atau hemoglobin dalam darah. Hemoglobin adalah protein yang kaya akan zat besi yang memberi pada darah dalam wujud warna merah.

Hemoglobin membantu sel untuk membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dari manfaat adanya mineral zat besi. Tubuh membutuhkan zat besi untuk melakukan berbagai fungsi sepanjang hari.

Unsur mineral zat besi bisa di dapat dari sumber makanan dan untuk memenuhinya harus mengenal manfaat zat besi bagi mereka yang mengalami anemia kurang darah.

Faktor-faktor paling berpengaruh dari anemia dan penyebab risiko

Terdapat beberapa alasan utama mengapa anda mungkin mengalami anemia karena tidak mempunyai cukup sel darah :

  1. Anda tidak menghasilkan sel darah merah yang cukup
  2. Anda telah kehilangan banyak darah karena faktor cedera, menstruasi atau kondisi lain yang mengakibatkan pendarahan.
  3. Tubuh anda menghancurkan sendiri sel-sel darah merah yang anda miliki karena faktor perubahan dalam sistem kekebalan tubuh.

Faktor risiko dan kondisi terkait anemia meliputi diantaranya sebagai berikut :

  • Defisensi besi atau vitamin B12 yang dapat terjadi apabila anda tidak cukup makan secara umum, dalam arti melakukan diet yang ketat, terlalu vegetarian yang mana menghindari unsur hewani. Padahal makanan yang bersifat hewan itu mengandung unsur mineral zat besi yang sangat tinggi.
  • Tubuh anda membutuhkan zat besi yang cukup, vitamin B12, folat dan nutrisi lain yang sangat lengkap dari makanan untuk memproduksi hemoglobin sel darah merah yang sehat.
  • Menjadi kalangan wanita sangat bersiko terhadap gejala anemia, lebih sering malahan dari pada pria.
  • Pada orang yang mengalami anemia pernisiosa, penderita sudah cukup mendapatkan asupan vitamin B12 tetapi tidak mampu memetabolisme atau menggunakannya dengan baik. Dikarenakan tubuh mereka masih tidak mampu membuat hemoglobin yang cukup.
  • Faktor usia menentukan terkena gejala anemia khususnya bagi kalangan orang tua, lansia, dan dewasa.
  • Faktor kehamilan sangat berpengaruh dalam meningkatkan risiko anemia.
  • Penyakit candida yang bisa mengubah cara menyerap nutrisi termasuk vitamin B.
  • Adanya kondisi lain termasuk penyakit autoimun (seperti lupus misalnya), HIV/AIDS, rhematoid arthritis, penyakit ginjal atau kanker dapat mengakibatkan anemia.
  • Sering mencoba konsumsi obat pereda rasa sakit seperti aspirin, yang memblokir semua nutrisi.
  • Terkadang faktor anemia bisa dikarenakan genetika, dan karena itu kurang mungkin karena faktor gaya hidup atau diet salah.
  • Thalasemia adalah kondisi lain yang bisa mengakibatkan anemia. Gangguan darah yang diturunkan oleh gen ditandai oleh lebih rendah sel darah merah dan lebih sedikit hemoglobin dalam tubuh daripada normal yang berakibat anemia.

Daftar 9 Makanan yang Paling Tinggi Kandungan Sumber MIneral Zat Besi

1.  Spirulina Ganggang Hijau Air Laut

Tumbuhan air laut Spirulina menempati posisi pertama dalam daftar 9 makanan yang paling tinggi kandungan sumber mineral zat besi. Spirulina merupakan sejenis ganggang laut berwarna biru dan hijau yang terkenal karena rasa intensnya dan bahkan sumber zat gizi paling kuat.

Di dalam spirulina menyimpan unsur lebih banyak zat besi dan cocok sekali bagi mereka yang vegetarian sebab termasuk super makanan yang kaya akan zat besi tinggi, asam amino esensial, protein, vitamin B, C dan E.

2. Hati

Sumber makanan yang selanjutnya mengandung mineral zat besi adalah hati yang secara khusus mineral yang mudah sekali diserap tubuh. Hati sangat tepat dijadikan sebagai upaya pencegahan anemia karena terdapat unsur zat besi, folat dan vitamin B12. Unsur-unsur ketiganya mempunyai peran dalam mencegah anemia secara alami dari sumber makanan.

3. Daging sapi

Daging sapi yang diberikan makanan rumput hijau tentu sangat menjadikan sumber zat besi luar biasa dan banyak juga nutrisi penting lainnya.

4. Lentil atau kacang kacangan

Lentil merupakan kacang-kacang atau dari semua jenis kacang-kacangan yang mempunyai kandungan zat gizi cukup dalam satu porsinya untuk keperluan tubuh.

5. Cokelat Hitam

Tidak disangka memang cokelat atau pun buah cacao mampu mencukupi kebutuhan zat besi harian yang mana sebagai menu pilihan bagi kalangan penderita anemia defisiensi besi.

6. Sayuran hijau bayam

Terdapat alasan yang banyak spekulasi jika tokoh film kartun Popeye The Sailor semakin kuat saat dia makan sayuran bayam. Sebenarnya daun hijau ini banyak mengandung zat besi dan nutrisi penting lain sama halnya pada tumbuhan laut Spirulina.

7. Ikan sarden kaleng

Saat mengonsumsi ikan sarden berarti dirinya sudah mampu mencukupi kebutuhan zat besi dalam rangka pencegahan penyakit anemia terjadi. Sangat mudah sekali mendapatkan ikan sarden kaleng, disamping harga sangat murah tentunya banyak disukai semua orang dari kalangan usia termasuk anak-anak.

8. Pistachio

Pistachio yang berupa kacang arab dimana orang sehabis menjalankan ibadah ke tanah suci tidak luput membawa sejenis kacang arab yaitu adalah pistachio. Kacang pistachio ini menyediakan zat besi yang paling baik, terdapat vitamin B6, tiamin dan tembaga berupa mineral penting.

9. Kismis

Sama juga dengan biji pistachio biji kismis yang manis dan sedikit asam seperti halnya mirip dengan kurma tapi ukurannya sangat kecil. Dalam satu porsi kismis sumber yang termasuk zat besi paling banyak.

Nah, itu dia beberapa daftar makanan sumber mineral zat besi paling tinggi yang patut untuk dicoba bagi mereka penderita anemia defisiensi besi. Sementara dalam bahasan dibawah ini terdapat manfaat zat besi bagi mereka yang mengalami anemia kurang darah dari mulai energi, fungsi otak hingga penghilang gejala anemia.

Manfaat zat besi bagi mereka yang mengalami anemia kurang darah

1. Zat besi baik sekali dalam meningkatkan suplai energi harian

Kekurangan zat besi berarti tidak mendapatkan cukup oksigen akibat produksi sel darah merah yang terganggu sebagai pemicu anemia.

Gejala anemia defisiensi besi termasuk kekurangan energi dan kelelahan fisik secara natural. Zat besi mampu mendukung energi berlangsung dengan membantu suplai oksigen yang cukup banyak. Zat besi juga mempunyai peranan dalam proses enzim metabolik yang dilakukan untuk mencerna protein dan menyerap semua unsur zat gizi yang diperlukan bagi tubuh.

2. Elemen zat besi diantaranya mampu menguatkan fungsi gerak otot otot

Zat besi sangat diperlukan untuk gerakan otot karena membantu menyimpan oksigen di otot yang memungkinkan otot bisa bergerak dengan leluasa dan kuat. Itu sebabnya kalangan anemia selalu merasakan kelemahan otot dan sering mengantuk lantaran kekurangan zat besi pengangkut oksigen.

Beberapa tempat di otot-otot tubuh terdapat sel-sel darah merah otot dan dinamakan mioglobin. Fungsi sel darah merah penting untuk mentransfer oksigen dalam darah dari paru-paru ke jaringan, tanpa oksigen sel sel darah tidak mampu berfungsi.

3. Berfungsi untuk perkembangan otak yang normal dari asupan zat besi

Orang yang menderita gejala anemia biasanya terganggu dalam hal fungsi daya pikir terutama dalam hal konsentrasi. Otak sangat bergantung sekali dengan oksigen sebab otak cukup banyak sel-sel saraf yang butuh sekali asupan oksigen.

Apabila zat besi tidak ada, maka otak tidak cukup banyak menerima oksigen atau bahkan tidak ada sama sekali oksigen. Menjadikan ingatan buruk, produktivitas menurun dan hormon hormon terganggu.

4. Meningkatkan kehamilan yang normal

Wanita yang hamil pun tidak luput dari serangan gejala anemia, sehingga mengharuskan wanita hamil mencukupi kebutuhan nutrisi harian berupa makanan kaya akan zat besi.

5. Zat besi dapat mencegah dan mengurangi gejala susah tidur dan sindrom kaki gelisah

Sindrom kaki gelisah (Restless Legs Syndrome ) atau penyakit Willis Ekbom merupakah gangguan saraf yang ditandai dengan sensasi tidak menyenangkan seperti kaki terasa berdenyut-denyut, nyeri akibat tertarik, atau merasa geli.

Ciri orang yang mengalami sindrom kaki gelisah, selalu menggerakan kaki ketika sedang duduk, berjalan mondar mandir atau bolak balik menggerak-gerakan kaki saat tidur.

Asupan zat besi yang rendah berpengaruh dalam terjadinya sindrom kaki gelisah. Apabila kekurangan zat besi yang mendasari diantaranya akar pemicu kaki gelisah.

Manfaat Zat Besi Bagi Mereka yang Mengalami Anemia Kurang Darah

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.