Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Manfaat Minum Jamu Brotowali untuk Kesehatan

Jamu, seberapa seringkah kamu minum jamu ? pernahkan kamu minum jamu brotowali sebelumnya? atau bagaimanakah rasanya saat minum jamu brotowali dan sesudahnya apa yang kamu rasakan ?

 

Jamu merupakan sebutan untuk ramuan tradisional masyarakat Indonesia khususnya di pulau Jawa, dibuat dari berbagai bahan ramuan diantaranya akar-akar (rimpang), daun-daun, kulit batang dan buah tertentu. Bahkan jamu tidak hanya berbahan dasar tumbuhan saja , melainkan dari tubuh binatang yang dikenal secara modern sekarang ini adalah “Obat Herbal”.

Berkaitan dengan jamu yang dominan dibuat dari tumbuh-tumbuhan, maka tanaman brotowali termasuk pada bagian bahan untuk campuran jamu. Jadi dalam hal ini, jamu brotowali sudah ada semenjak dahulu dan diyakini mampu membantu menyembuhkan berbagai jenis penyakit.

Tumbuhan Brotowali oleh masyarakat di berbagai wilayah di Asia khususnya negara Indonesia memiliki nama-nama berbeda di setiap daerah. Diantara nama-nama daerah untuk sebutan brotowali lainnya putrawali, antawali, bratawali, dan daun gadel.

Nama ilmiah untuk tumbuhan atau tanaman Brotowali adalah Tinospora Crispa, secara umum bagian dari pengobatan tradisional negara Thailand. Rebusan dari batang brotowali telah dimanfaatkan untuk zat antipiretik, pengobatan radang internal, mengurangi rasa haus, meningkatkan rasa lapar, mendinginkan suhu tubuh, dan membantu meningkatkan kesehatan yang baik.

Akar tumbuhan brotowali dimanfaatkan untuk mengobati keracunan yang diakibatkan jenis obat tertentu dan pembersih alkohol dalam tubuh. Jamu rebusan batannya bisa dimanfaatkan untuk kesehatan mata sakit, mengatasi luka sifilis, daun brotowali yang di tumbuk bermanfaat untuk mengatasi gatal dan luka.

Negara kita negara Indonesia sering menjadikan tanaman brotowali sebagai jamu atau bahan komposisi obat herbal untuk pengobatan diabetes, tekanan darah tinggi, dan sakit punggung seperti pada salah satu merk obat herbal Walatra Sehat Sendi Samulinpro with nano technology berstandar BPOM.

Menyebrang ke negeri Cina dimana komunitas para tabib obat kekaisaran, terutama komunitas Yao di China umumnya memanfaatkan tumbuhan Brotowali sebagai obat semua jenis penyakit seperti luka memar, lebam, septikimia, demam, patah tulang, kudis dan gangguan terkait ulkus tropis lainnya.

Lalu, kita lanjut lagi ke negeri sebrang jiran Malaysia, disana brotowali digunakan sebagai bahan terapi ramuan tradisional diantaranya untuk diabetes, hipertensi, meningkatkan nafsu makan dan mencegah gigitan serangga (nyamuk).

Batang tumbuhan tersebut, biasanya digunakan oleh para tabib medis sebagai obat tradisional untuk tonik umum berupa sifat yang dimilikinya agen anti parasit pada manusia dan binatang.

Di Bangladesh ramuan batang brotowali bermanfaat untuk pengobatan usus, sakit kuning, rematik, nyeri dan sakit, kelumpuhan, jenis penyakit kulit dan sebagainya.

Daun brotowali yang berair digunakan buat perut kembung, pencernaan yang bermasalah, diare dan rematik oleh para terapi kesehatan di Filiphina.

Air rebusan batang brotowali yang dianggap berguna sebagai obat ramuan pembersih ulkus tropis luka, parasit eksternal (infeksi jamur di kulit) dan bermanfaat mengurangi intensitas rasa gatal berlebihan, termasuk menghancurkan sel kanker.

Berikut di bawah ini terdapat beberapa bentuk perawatan dari manfaat tumbuhan brotowali antara lain sebagai berikut :

Negara Sebutan umum di negaranya Bagian yang dimanfaatkan Cara Penggunaan Khasiat dan Kegunaan
  • Indonesia
Antawali, Brotowali, Putrawali, Andawali, Patrawali Batang, daun, akar, benih Di Rebus, dikeringkan, ditumbuk daunnya

Untuk demam, malaria, cacar, kolera, disentri, diabetes, hipertensi, sakit pinggang, obat pasca bersalin dan nyeri otot atau gangguan saraf.

  • Thailand
Khruea khao ho-Boraphet Batang, daun, akar, benih infus, rebusan dan ditumbuk daunnya Masalah antipiretik, makanan pembuka, pahit tonik, perut, mata, telinga, gangguan lendir, parasit internal dan eksternal (infeksi jamur), ambeien, pembersih obat obatan lain dan alkohol.
  • Malaysia
Akar patawali, akar seruntum Seluruh tanaman Rebusan Masyarakat di wilayah dusun Kadazan menggunakan tumbuhan tersebut untuk hipertensi dan malaria dengan meminum tanaman rebusan tersebut. Dimanfaatkan untuk tuberkulosis dari batang air rebusan dan diabetes melitus
  • Bangladesh
(Guloncho-ban) Golonchi Batang Minuman rebusan Praktisi tabib di wilayah Garo dan Non Garo menggunakan tumbuhan ini untuk penyembuhan masalah usus, demam batang dan daun untuk penyakit kuning, rematik, sakit otot, nyeri, pegal pegal sambil di pijat selama 7 hari dua kali sehari.
  • Negeri Tiongkok Cina
Da ye ruan jin teng Batang Direbus, ditumbuk dan dikeringkan Komunitas tabib kerajaan Yao cina terbiasa memanfatkan bahan ramuan untuk fraktur, luka memar, digigit serangga, demam, kudis, dan berkaitan dengan masalah ulkus
  • Kamboja
Banndol Pech Batang Direbus, ditumbuk dan dikeringkan Demam rematik
  • Pulau Martinique
(Lyann span Zeb kayenn) Batang Diminum oral Anti diabetes
  • Filiphina
Makabuhay Daun dan batang Diambil airnya atau dikeringkan Pengobatan perut kembung, diare, rematik, radang sendi dengan campuran minyak kelapa.

Nah, itu diatas adalah tabel tentang nama-nama dan bentuk perawatan dari masing masing negara di Asia Tenggara berkat manfaat yang diambil tumbuhan Antawali atau Brotowali.

Di negara Malaysia dan negara Indonesia sebagai manfaat untuk kolera, kulit yang mengalami kudis. Sementara di Brunei Darussalam sebagai pengobatan hipertensi, diabetes dan mengatasi sakit perut.

Ramuan brotowali berguna sekali untuk rheumatik arthritis, sendi rematik, demam biasa, demam kuning, diabetes dan malaria. Manfaatnya untuk antipiretik, tonik kesehatan, antiperiodik, diureutik, dan anti diabetes.

Pemanfaatan ramuan tinospora Crispa alias brotowali umumumnya dengan cara direbus dan diminum atau bisa juga dengan diaplikasikannya langsung pada kulit dari daunnya ditumbuk lalu tempel ke eksim atau jerawat, memar dan luka.

Rasa pahit dari tumbuhan brotowali umumnya masyarakat Indonesia zaman dulu bisa berguna untuk meningkatkan nafsu makan si kecil (anak).

Sangat penting bahwa terdapat efek samping jika digunakan pada wanita hamil dan anak dibawat usia 1 tahun. Tumbuhan ini memiliki senyawa alkaloid yaitu kolumbine, glukosida pichroretosid, pichroretin, palatin, pichrotoksin.

Itulah beberapa manfaat yang bisa membantu meningkatkan kesehatan baik secara internal atau secara eksternal melalui pemanfaatan langsung tumbuhan brotowali.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.