Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Manfaat dan Bahaya Mengonsumsi Jengkol Secara Berlebihan

Mungkin saja orang akan tidak suka dengan kondisi bau mulut, bau mulut bisa diakibatkan karena faktor infeksi sehingga perlu melakukan penanganan khusus atau bisa saja bau mulut karena makanan seperti halnya mengonsumsi jengkol.

Biasanya jengkol dan masakan olahan dari jengkol selalu dikaitkan dengan rasa kelezatannya dan bisa membuat orang ketagihan.

Bagaimana tidak, jengkol sudah terkenal semenjak dulu, dan digemari oleh nenek moyang sampai kepada anak cucu kita sekarang ini. Selain itu, pengaruh konsumsi jengkol secara berlebihan biasanya memicu bau napas tidak sedap dan bahkan saat buang air kecil sekalipun urine yang dikeluarkan tentu sangat bau.

Suka atau tidak suka jengkol ini ternyata sudah sangat familiar di bidang kesehatan karena kandungan yang dimiliki pada sepotong masakan jengkol.

Bentuk pengolahan jengkol ada yang dimanfaatkan dengan cara di rebus kemudian di buat lalap sama halnya dengan pete dan ada yang dimasak sedemikian rupa.

Rasanya memang lezat, tapi bagi sebagian besar orang sangat tidak senang dengan baunya itu saat sudah mencicipi makanan olahan jengkol tersebut.

Kini jengkol harga jualnya sangat mahal, itu karena komoditas dan pemanenan di setiap daerah menurun derastis dan faktor utamanya akibat iklim dan lamanya jengkol panen.

Sekarang ini orang cenderung senang membudidayakan tumbuhan yang cepat berbuah, sementara jengkol itu membutuhkan waktu cukup lama, sehingga tidak banyak yang menanam.

Bukan hanya itu saja, orang telah mengenal manfaat dan bahaya mengonsumsi jengkol secara berlebihan yang menjadikan banyak kalangan petani beralih budidaya ke tumbuhan lain.

Kendati pun demikian manfaat jengkol ternyata lebih besar ketimbang efek samping yang ditimbulkannya asal tidak terlalu banyak dan keseringan dalam mengonsumsinya sebab bisa menjadi racun.

Pada dasarnya aroma khas dari olahan masakan jengkol itu sangat menggugah selera. Terlebih biasanya restoran dan warung nasi mengolahnya untuk di buat semur jengkol yang tentu banyak sekali peminatnya.

Ya, jengkol sebagai salah satu daftar menu masakan yang wajib untuk dicoba, selain rasanya yang enak, jengkol juga berkhasiat untuk kesehatan meski hingga kini dalam tahap perkembangan penelitian.

Lalu, apa saja manfaat mengonsumsi jengkol ?

Jengkol atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Dogfruit, Jering Bean (Archidendron Pauciflorum) adalah tumbuhan yang mempunyai bunga, buah jengkol termasuk dalam keluarga kacang, fabaceae, yang merupakan makanan tradisional penduduk asli masyarakat Asia Tenggara.

Jengkol ini sudah terkenal ke mancanegara di Indonesia saja, jengkol lebih populer dengan sebutan jengki dari olahan semur jengkol dan rendang jengkol.

Di Myanmar menyebutnya sebagai Nyin Thee dan di Thailand selatan dikenal dengan Luk-Nieng atau Luk Neang. Di negara tetangga Malaysia menyebutnya Jering.

Masyarakat negara Burma sering mengolah masakan berbahan dasar jengkol dengan cara jengkol dipanggang disebut Da Nyin dan dimakan bersama saus ikan acar (Ngapi Yay) pada nasi yang di kukus.

Khasiat jengkol mampu mencegah dan mengurangi gejala sembelit, mencegah gejala anemia, mengatasi diabetes, penyakit kardiovaskular dan juga baik untuk ibu hamil.

Di dalam jengkol mengandung serat yang baik untuk sistem pencernaan makanan, asupan serat yang cukup akan membuat seseorang terhindar dari gejala sembelit.

Menurut dokter spesialis nutrisi dan zat gizi bahwa di dalam 100 gram jengkol terdapat 151 kalori, 25,67 gram karbohidrat, 14,19 gram protein, 1,76 gram serat dan 1,45 gram lemak.

Berbagai vitamin cukup lengkap dalam jengkol seperti adanya vitamin A, Vitamin B1, vitamin B2 dan vitamin C. Semua vitamin tersebut bermanfaat untuk menjaga fungsi kesehatan mata dari mulai kornea, saraf-saraf kecil pembuluh darah mata dan saraf-saraf pusat di otak.

Unsur vitamin A dan vitamin C juga berfungsi sebagai antioksidan yang baik mengatasi penyakit jantung koroner dan bersifat diuretik (membantu melancarkan buang air kecil).

Inilah beberapa khasiat dari masakan olahan jengkol untuk berbagai jenis keluhan kesehatan antara lain di bawah ini

1. Khasiat Jengkol untuk Keluhan Penyakit Diabetes

Berdasarkan penelitian para ahli menerangkan bahwa ada beberapa efek positif yang bisa didapat dengan cara mencoba konsumsi jengkol.

Gula dalam jengkol berbeda sekali dengan unsur gula yang terdapat pada sumber karbohidrat, yang mana gula jengkol mudah dipecah dalam sistem pencernaan makanan dan diubah menjadi sumber energi lebih cepat.

Terlebih dahulu, olahan jengkol dibersihkan dari cangkang dan serbuk-serbuk pahit yang jangan sampai di makan mentah. Sangat tidak disarankan makan jengkol secara mentah, tetapi mesti dibersihkan dan direbus untuk memperoleh tekstur jengkol yang lunak atau empuk.

Hasil riset didapatkan jika jengkol ini mampu mencegah penyakit diabetes karena kandungan zat-zat khusus yang bisa membuat kandungan gula darah turun dengan sangat cepat melalui hasil uji coba laboratorium.

Mengandung zat asam jengkolat dalam bentuk kristal yang tidak mudah larut dalam air yang bisa mencegah kemunculan gejala diabetes.

Cara menurunkan tingkat gula darah mungkin sudah banyak dijelaskan semuanya oleh narasumber terpercaya dari mulai dokter sampai artikel-artikel di internet tentang penyakit diabetes.

Diantara langkah langkah yang bisa membantu mengurangi gejala diabetes itu semakin parah yakni dengan membatasi asupan makanan dan minuman yang manis berlebihan. Kegiatan pola hidup sehat seperti olahraga secara teratur, istirahat yang cukup dan diimbangi dengan latihan mental spiritual yang rutin.

2. Kalangan penderita anemia (kekurangan sel darah merah) bisa dibantu melalui konsumsi jengkol

Kandungan jengkol sangat kaya akan zat besi yang sangat penting dalam mencegah dan mengatasi kekurangan produksi sel darah merah dalam tubuh.

Apabila tubuh kekurangan zat besi, maka produksi sel darah merah menjadi berkurang. Efeknya asupan oksigen dan nutrisi yang diperlukan oleh semua sel dalam tubuh juga akan ikut menurun.

3. Manfaat Jengkol untuk Kesehatan Jantung

Bermanfaat sekali untuk jantung dan pembuluh darah, maka jengkol bisa melebarkan pembuluh darah dalam mengalirkan aliran darah yang menyempit.

Hal demikian, karena kandungan mineral dalam jengkol membantu melebarkan pembuluh darah di sel-sel darah dan mengikat oksigen bagi tubuh dan kesehatan jantung.

Sifat antioksidan jengkol memberikan perlindungan yang tepat dari kerusakan radikal bebas dan racun pemicu penyakit jantung dan bisa melancarkan sirkulasi darah.

4. Jengkol aman untuk mereka yang sedang mengandung

Biasanya orang yang sedang mengandung sering mengalami sembelit alias susah buang air besar, sehingga kebutuhan akan serat sangat diperlukan.

Serat dalam jengkol sangat baik dalam membantu mengurangi gejala sembelit wanita hamil dan terkandung kalsium tinggi baik untuk perkembangan tulang janin dalam kandungan.

Kandungan asam folat yang terdapat pada jengkol dapat mencegah cacat persalinan bayi. Asam folat dan vitamin B6 sangat berkhasiat dalam menstabilkan organ vital di dalam tubuh janin.

5. Serat yang terkandung dalam jengkol bisa menurunkan berat badan

Jangan salah paham, bahwa jengkol itu ternyata berkhasiat untuk mereka yang memiliki kondisi perut buncit. Kandungan serat cukup tinggi bisa diatasi kelancaran saat obesitas yang mengalami sembelit.

Gas makanan dari jengkol bermanfaat dalam menstabilkan udara di dalam saluran pencernaan sehingga terbebas dari perut kembung melalui pembuangan gas perut.

6. Kajian mengungkapkan jika jengkol sangat bermanfaat sebagai kelancaran buang air kecil

Selain gejala susah buang air besar, khasiat jengkol pun mampu mengobati gejala susah buang air kecil. Dalam penelitian disebutkan bahwa jengkol ini bersifat diureutik yang mampu meningkatkan produktivitas urine.

7. Protein dalam jengkol berguna untuk pembentukan jaringan tubuh

Memiliki kandungan protein cukup tinggi pada jengkol bisa membantu membentuk jaringan dalam tubuh. Kandungan protein jengkol jauh lebih banyak dibandingkan dengan kandungan protein dalam kacang hijau dan kedelai.

8.Khasiat Jengkol lainnya mampu mencegah dan mengurangi kondisi osteoporosis

Tidak hanya zat besi dan protein, jengkol juga mengandung kalsium dan fosfor yang dapat mencegah tulang keropos (osteoporosis). Jadi, sering memakan jengkol dengan porsi yang cukup dapat membuat tulang dalam tubuh menjadi lebih kuat.

Macam-macam bahaya atau efek samping konsumsi banyak jengkol

Mentang-mentang dipekarangan rumahnya itu ada pohon jengkol berbuah lebat, secara tidak langsung konsumsi berlebihan jengkol lalu efek buruk pun bisa terjadi.

Pernahkah anda mendengar tentang istilah jengkolisme atau dalam bahasa sunda dikenal sebagai jejengkoleun?

Jengkolisme adalah kondisi berbahaya ketika seseorang keracunan saat sudah memakan terlalu berlebihan jengkol. Gejalanya biasanya mual, muntah pusing, seolah-olah mau jatuh pingsan, perut sakit, dada berdetak kencang dan kulit menjadi kuning seperti penyakit kuning.

Jengkolisme juga sangat tidak dianjurkan untuk mereka yang mempunyai penyakit ginjal karena dikhawatirkan memicu gangguan fungsi kerja ginjal. Hingga sampai saat ini belum diketahui secara pasti bagaimana proses terjadinya jengkolisme. Namun, kemungkinan besar ulah dari kristal asam jengkolat yang berlebihan dan menyumbat di saluran kencing.

Asam jengkolat adalah bagian dari satu komponen terkandung dalam biji atau buah jengkol. Strukturnya hampir sama dengan asam amino (blok pembangun protein), namun tidak bisa dicerna.

Sebab itu, asam jengkolat ini dianggap tidak bermanfaat bagi sistem pencernaan makanan sehingga menjadi racun yang bisa mengganggu tubuh manusia.

Kandungan asam jengkolat dalam jengkol sangat bervariasi, tergantung varietas dan umur biji jengkol. Apabila asam jengkolat berakibat pada penyumabatan saluran kemih, maka bisa memicu infeksi di sistem pembuangan seperti ginjal dan prostat.

Bau yang menyengat dan khas dari jengkol sangat tidak disenangi oleh semua orang. Hal itu didasari atas adanya kandungan asam amino yang terkandung sulfur.

Saat terdegradasi atau terfragmentasi menjadi komponen lebih kecil, maka asam amino akan memproduksi berbagai komponen rasa yang sangat beraroma khas akibat pengaruh belerang. Salah satu gas yang dibentuk oleh unsur-unsur gas H2S sangat terkenal pemicu bau napas dan bau kemih.

 

 

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.