Edisi Terbatas Khusus Untuk Hari Bisa Kirim Barang Dulu Transfer Bayar Setelah Barang Diterima

Klik tulisan GO-SEND GRAB

   

Makanan yang Tidak Boleh Dimakan untuk Penderita Nyeri Sendi Osteoarthritis

Makanan yang tidak boleh dimakan untuk penderita nyeri sendi Osteoarthritis memang harus menjadi salah satu pilihan dan mesti dijalankan supaya bisa mengurangi tingkat kondisi dan gejala yang dirasakan.

Nyeri sendi Osteoarthritis merupakan bentuk dari jenis keluhan kesehatan yang cenderung mengakibatkan rasa sakit di sekitar persendian. Arthritis merupakan radang sendi yang bisa mengakibatkan nyeri sendi dan melemahkan.

Sebelum membahas mengenai jenis makanan yang tidak boleh dimakan untuk penderita nyeri sendi osteoarthritis, maka kita perlu mengenali jenis-jenis gangguan atau penyakit yang sering melanda area sendi dan tulang. Diantara beberapa jenis penyakit yang sering menyerang sistem persendian kaki yakni sebagai berikut :

■ Arthritis merupakan bentuk peradangan sendi yang menjadikan rasa sakit teramat sangat dan menimbulkan pembengkakan.

■ Osteoarthritis merupakan bentuk peradangan sendi paling biasa terjadi. Tulang rawan dan sendi menjadi rusak, mengakibatkan tulang bergesekan dan persendian membengkak. Faktor usia, obesitas, luka-luka, riwayat keluarga dan penggunaan jenis obat tertentu secara berlebihan dapat meningkatkan risiko osteoarthritis.

■ Radang sendi atau rhematoid arthritis merupakan jenis penyakit autoimun dimana tubuh menyerang jaringan sendi yang sehat. Gejala yang biasa terjadi pada rhematoid arthritis berupa rasa kaku dan nyeri sendi. Gejala lain menjadikan gangguan kesehatan pada jantung, mata dan kulit, kesulitan tidur akibat rasa sakit tidak tertahankan, adanya peradangan dan pembengkakan di kulit, mati rasa, terbakar dan kesemutan ditangan juga di kaki.

■ Juvenile arthritis

Salah satu arthritis yang mempengaruhi kalangan anak-anak. Jenis yang paling umum berupa arthritis idiopatik remaja, sekelompok kelainan autoimun yang dapat memengaruhi sendi anak-anak. Hal demikian dapat mengakibatkan otot dan jaringan lunak mengencang, tulang mengikis, pola pertumbuhan terganggu, dan sendi menjadi tidak sejajar.

■ Spondylarthopathies

Spondylarthopathies dan ankylosing spondylitis adalah kondisi autoimun yang dapat menjangkit lokasi dimana tendon dan ligamen menempel pada tulang. Gejalanya meliputi nyeri dan kekakuan, terutama di punggung bagian bawah.

■ Lupus Eritematosus

Lupus eritematosus Systemic lupus erythematosus (SLE) merupakan penyakit autoimun lain yang dapat mempengaruhi sendi dan banyak jenis jaringan ikat di tubuh. Tidak hanya itu, lupus pula dapat merusak kulit, paru-paru, ginjal, otak dan organ tubuh lainnya.

Gejala yang terjadi dari penyakit semacam ini diantaranya nyeri dada, mudah lelah, demam, gelisah, rambut rontok, luka mulut, ruam kulit di wajah, kepekaan terhadap sinar matahari, bengkak kelenjar getah bening

■ Asam urat

Asam urat atau yang lebih dikenal dengan asam urat bentuk arthritis yang diakibatkan oleh akumulasi kristal asam urat di dalam persendian. Asam urat tingkat tinggi dalam darah dapat menjadikan risiko encok. Gejala umum berupa jempol kaki mati rasa, jari kaki dan area kaki mengalami rasa nyeri dan pembengkakan.

■ Infectious (septic) arthritis adalah infeksi pada salah satu sendi yang mengakibatkan rasa nyeri dan pembengkakan. Infeksi ini dapat diakibatkan oleh virus, bakteri dan jamur.

■ Psoriatic arthritis suatu kondisi dimana radang sendi menyertai penyakit kulit psoriasis.

■ Fibromyalgia salah satu keadaan dimana otak memproses rasa sakit pada otot dan sendi dengan cara memperkuat persepsi tentang rasa sakit.

■ Skleroderma adalah keadaan yang kaku pada kulit dan kerusakan pada pembuluh darah kecil dapat memicu rasa nyeri sendi.

Apabila anda mengalami rasa kaku, mati rasa, nyeri, pembengkakan maka alangkah baiknya untuk langsung segera menemui dokter supaya memperoleh penanganan secara intensif.

Diatas telah dijelaskan mengenai jenis-jenis masalah yang kerapkali terjadi pada area persendian, maka untuk membantu perantara penyembuhan dan pencegahan alangkah baiknya untuk bisa memilih mana makanan yang dibolehkan untuk di konsumsi dan makanan yang tidak boleh sama sekali untuk di konsumsi.

Beberapa makanan yang tidak dimakan untuk penderita nyeri sendi osteoarthritis diantaranya berdasarkan hasil kajian ilmiah para pakar medis sebagai berikut :

■ Makanan yang terlalu asin alias tinggi campuran garam dapat mengakibatkan reaksi peradangan pada sendi dan kerusakan sendi.

■ Makanan tinggi karbohidrat dan gula sangat tidak dianjurkan sama sekali untuk mengonsumsinya bagi kalangan nyeri sendi. Reaksi yang ditimbulkan dapat memperburuk peradangan dan membuat sendi yang tegang terasa lebih lemah.

■ Makanan serba digoreng

Makanan yang mengandung lemak jenuh dan berupa gorengan diantaranya kentang goreng, dan donat dapat meningkatkan peradangan di tubuh dan membuat sakit arthritis dengan efek meningkatkan risiko kolesterol tinggi pada pembuluh darah.

■ Makanan asam lemak omega 6

Bagi kalangan yang menderita osteoarthritis nyeri sendi dalam hasil kajian ilmiah di Harvard Medical School kegiatan konsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega 6 seperti halnya kuning telur dan daging merah. Lemak-lemak jenuh dapat meningkatkan tingkat peradangan di dalam sendi. Ada solusi lain yang tepat untuk mencoba konsumsi asam lemak omega 3 seperti kacang almond, biji-bijian utuh dan protein akan membantu mencegah peradangan sendi.

■ Susu sapi, susu kambing

Minum susu memang baik untuk kesehatan tulang tetapi kandungan kalsium yang berlebihan dan sering konsumsi bisa mengakibatkan kristal-kristal asam urat. Membatasi konsumsi susu sangat wajar untuk kalangan yang mengalami nyeri pada persendian.

Nah, itulah beberapa jenih makanan yang tidak boleh dimakan untuk penderita nyeri sendi osteoarthritis. Semoga uraian kali ini bisa memberikan manfaat yang lebih baik lagi.

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *