Edisi Terbatas Khusus Untuk Hari Bisa Kirim Barang Dulu Transfer Setelah Barang Diterima

Klik Dibawah

 

Khasiat Berbagai Tanaman Rimpang untuk Penyembuhan Jenis Kanker

Khasiat berbagai tanaman rimpang untuk penyembuhan jenis kanker – Seberapa seringkah anda dalam mengonsumsi tanaman rimpang  herbal dari setiap bulannya, minggunya, tahunnya atau bahkan harinya ? Ya dari namanya pun tanaman rimpang merupakan golongan tumbuhan yang tumbuh secara tertanam dengan tumbuh menjalar baik berada dibawah permukaan tanah mau pun diatas tanah sekaligus membuat tunas baru bersama akar baru pada setiap ruasnya.

Tanaman rimpang dalam kajian ilmiah biologi dikenal dengan istilah rizoma yang memiliki fungsi tambahan selain fungsi pokok seperti batang. Secara umum merupakan tempat penyimpanan produk metabolisme tertentu. Rimpang alias rizoma menyimpan banyak minyak atsiri dan alkaloid yang berkhasiat dalam bidang pengobatan tradisional.

Khasiat berbagai tanaman rimpang untuk penyembuhan jenis kanker secara langsung membahas mengenai berbagai jenis obat tradisional paling mujarab dan aman untuk penyakit kanker. Maka dalam uraian kali ini sangat penting untuk dapat mengenal apa saja khasiat berbagai tanaman rimpang untuk pembuhan jenis kanker dari kanker yang masih tahap ringan hingga kanker yang sudah cukup serius.

Berikut di bawah ini terdapat khasiat berbagai tanaman rimpang untuk penyembuhan jenis kanker yang mesti diketahui antara lain dari mulai kunyit (curcuma domestica val), jahe (zingiber officinale), kencur (kaempferia galanga linn), lengkuas/laos (alpinia galanga), temu hitam (curcuma aeruginosa Roxb), Temulawak (curcuma xhantorriza Roxb), temu putih ( Curcuma zedoria), Lempuyang Gajah (zingiber zerumbet), temu giring (curcuma heynaena val), bangle (zingiber purpureum roxb), lempuyang emprit (zingiber amaricans) dan akar alang-alang.

Khasiat Kunyit untuk Jenis Jenis Kanker

Kunyit merupakan tanaman rimpang dan para ilmuan percaya bahwa tanaman kunyit kaya akan antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas penyebab kerusakan sel-sel di dalam tubuh. Selain itu, kunyit pula mengganggu beberapa jalur molekul utama yang mengakibatkan perkembangan kanker di dalam tubuh.

Di bawah ini beberapa manfaat dan khasiat yang dapat dibuktikan terhadap berbagai jenis kanker yang menyerang tubuh melalui pengobatan tradisional kunyit diantaranya sebagai berikut :

○ Kunyit dapat membunuh sel kanker

Sifat anti inflmasi yang dimiliki oleh tanaman rimpang kunyit ini aktif secara alamiah dengan sifat lainnya anti kanker. Kunyit dapat membantu membunuh sel kanker dan memusnahkan sel kanker dengan memberikan efek anti kanker termasuk diantaranya :

  • Faktor mengendalikan ekspresi gen
  • Faktor pertumbuhan
  • Protein inflamasi
  • Molekul penyebab kanker
  • Berbagai protein yang terlibat dalam regulasi siklus sel dan kematian sel

○ Kunyit berfungsi sebagai agen kemopreventif

Kemopreventif melibatkan asupan berbagai agen yang mencegah potensi sel premalignant (pra kanker) berkembang menjadi kanker. Kunyit tidak hanya sekedar membunuh sel kanker yang sepenuhnya berkembang akan tetapi juga bekerja sebagai agen kemopreventif.

Kandungan anti virus kurkuminoid yang dimiliki kunyit dan kemampuan dalam mencegah aktivasi gen penyebab kanker membantu mengatasi infeksi HPV pada bentuk pencegahan kanker serviks pada wanita. Kunyit dapat diidentifikasi sebagai agen kemopreventif potensial pada kanker payudara dan kanker usus besar.

○ Kunyit dapat mencegah metastasis

Metastasis merupakan bentuk penyebarluasan kanker menjalar ke sekujur tubuh. Sel kanker yang meluas dari asal selnya untuk kemudian menjalar melalui darah dan kelenjar getah bening. Sel-sel kanker senantiasa melawan sistem imunitas seseorang yang lemah untuk kemudian menumpuk di beberapa anggota tubuh yang lemah sehingga muncul gejala kanker.

Para ilmuan tengah meriset berbagai kajian akan manfaat curcumin alias kandungan kunyit  bahwa khasiatnya dapat membantu mencegah metastasis dan sebagai bagian dari pengobatan alami dan aman untuk kanker.

Kemampuan kunyit dalam berinteraksi dengan berbagai protein dan mengatur aktivitas membantu mencegah proliferasi dan invasi sel kanker. Selain itu, kunyit juga menghambat angiogenesis berupa keadaan bekuan pembuluh darah baru dengan cara menghentikan pertumbuhan sel tumor ganas.

Dalam kajian ilmiah lain telah dilakukan dan memperoleh hasil akan khasiat kunyit bagi pengobatan kanker mampu mencegah metastasis untuk kasus kanker payudara, kanker paru-paru, kanker hati, kelenjar tiroid, kanker ovarium dan kanker prostat.

○ Kunyit menghentikan perkembangan lesi pra-kanker

Dalam berbagai hasil penelitian bahwa diperoleh khasiat lain dimana kunyit berperan aktif sebagai agen kemopreventif dan mencegah kanker berkembang terus menerus. Studi lain menunjukkan bahwa kunyit membantu lebih baik dalam mengendalikan perkembangan pra kanker pada kanker serviks daripada terapi anti mikroba standar sekali pun.

Maksud dari perkembangan lesi pra kanker diantaranya kunyit yang di minum sebagai ramuan tradisional dapat membantu mengendalikan pertumbuhan dan membalikan perkembangan lesi pra kanker terutama jenis kanker mulut yang dibuktikan dengan riset para ahli.

○ Kunyit memiliki tindakan aktif yang bersifat anti karsinogenik

Karsinogen merupakan agen yang mengakibatkan kanker. Karsinogen lebih umum terdapat dalam makanan atau zat di lingkungan yang sudah terpapar radiasi, tercemar dan lain-lain. Kunyit mempunyai tindakan anti karsinogenik dengan memberikan perlindungan dari efek toksik karsinogen dan mencegah kanker.

Kunyit dapat menargetkan jalur biokimia dalam memberikan perlindungan dari karsinogenik kulit atau pengembangan kanker kulit akibat paparan sinar matahari yang berlebihan. Kunyit menetralkan efek toksik karsinogen atau agen pemicu kanker dan mencegah pertumbuhan sel kanker.

○ Khasiat kunyit yang bersifat anti tumor

Tumor merupakan bagian dari bentuk sel dan ada yang sifanya jinak (tidak bersifat kanker) juga ada yang bersifat ganas (kanker yang menyebar luas ke seluruh bagian tubuh). Kandungan kurkumin dan bagian dari kandungan kunyit lainnya dapat diidentifikasi dengan aktivitas anti tumor. Hal demikian diperoleh manfaat mempunyai aktivitas sinergis dengan agen kemoterapi.

Anti tumor dan hormon penekan khasiat kurkumin pada tumor hipofisis. Sel tumor menjadi resisten terhadap kematian sel akibat aktivitas enzim yang bernama telomerase. Curcumin dalam kunyit menghambat aktivitas enzim dan manfaat pada tumor otak. Khasiat curcumin dalam kunyit mampu membantu mengaktifkan jalur transmisi yang mengakibatkan kematian sel untuk menghambat perkembangan tumor. Efek anti tumor dari curcumin dapat bermanfaat pada kanker prostats, kanker payudara, kanker paru-paru, tumor hipofisis, tumor otak dan lain sebagainya.

Curcumin melaksanakan aktivitas anti tumor dengan melaksanakan berbagai protein, hormon dan jalur yang mendukung pertumbuhan tumor dan dengan demikian mencegah tumor berkembang.

○ Kunyit mampu menghambat angiogenesis pada tumor

Angiogenesis yang merupakan pembentukan pembuluh darah baru dan pada individu sehat merupakan proses yang sangat penting khususnya dalam kasus penyembuhan luka. Namun pada tumor, angiogenesis membantu proliferasi dan pertumbuhan tumor dan karenanya agen anti-angiogenik dikembangkan.

Curcumin menghambat angiogenesis pada tumor, menghambat aktivitas sel yang membentuk pembuluh darah dan faktor lain yang mendukung terbentuknya pembuluh darah. Dapat dikatakan mengurangi suplai darah ke tumor dan menghentikan pertumbuhan tumor. kunyit pula lah yang menghambat pembentukan angiogenesis pembuluh darah baru dan mencegah perkembangan tumor tahap selanjutnya.

○ Kunyit menginduksi kematain sel pada sel kanker

Sel kanker dengan sifat abadi akibat terganggunya jalur yang mangatur siklus sel, akan tetapi datang dan menata ulang jalur ini dengan cara dimana sel kanker rentan terhadap kematian sel. Curcumin secara selektif menghentikan hanya sel kanker tanpa mempengaruhi sel normal melalui banyak mekanisme.

○ Menangkap siklus sel dan perkembangan kanker

Studi ilmiah mengatakan bahwa aktivitas senyawa kunyit dapat bermanfaat dalam keadaan untuk jenis kanker otak, kelenjar tiroid, kanker paru-paru, kanker usus besar, kanker payudara. Mekanisme baru tindakan yang digunakan kunyit untuk efek anti kanker merupakan dengan menangkap pertumbuhan sel kanker dalam berbagai periode siklus sel kemudian menghentikan pertumbuhan alias perkembangan kanker.

○ Selektif dalam membunuh sel kanker dan melindungi sel normal

Para ilmuan telah memperoleh hasil riset dimana kunyit secara selektif dapat membunuh sel kanker dan melindungi sel normal dari toksisitas. Salah satu hasil kajian ilmiah yang diterbitkan di Nutrition and Cancer, 2010 mengungkapkan bahwa kunyit melindungi sel normal dari toksisitas akibat kemoterapi dan radioterapi. Hal demikian dilakukan dengan meningkatkan pertahanan antioksidan bersama mengerahkan efek anti inflamasi.

Tidak seperti agen anti kanker pada umumnya yang beracun bagi sel kanker termasuk sel normal, kunyit ternyata malah sebaliknya secara selektif membunuh sel kanker dan melindungi sel normal dari toksisitas.

○ Kunyit mampu membalikkan pertahanan reaksi obat pada sel kanker

Studi yang paling terkemuka telah memperoleh kajian lebih dari 100 bukti yang mengkonfirmasi bahwa kunyit mengatasi resistansi obat pada sel kanker dan meningkatkan kepekaan terhadap obat kemoterapi. Kunyit mengatur aktivitas sel punca kanker untuk membalikkan resistansi obat. Kunyit dapat membalikkan resistansi obat pada kanker dan meningkatkan sensitivitas sel kanker terhadap obat kemoterapi.

○ Kunyit dapat menghancurkan sel induk kanker

Sel induk kanker berasal dari sel kanker langka yang memberikan kemampuan memperbarui tumor sesuai teori sel punca kanker, beberapa sel kanker berperilaku seperti sel induk dan mereka memperbaharui diri dan mempertahankan kanker. Aktivitas yang dilakukan kunyit anti kanker bahkan menargetkan sel induk kanker yang apabila tidak diobati mengakibatkan pembaharuan tumor, resistansi obat dan metastasis.

○ Kunyit dapat meningkatkan kepekaan kemoterapi dan radioterapi

Tidak sekedar mengerahkan efek anti kanker saja, kunyit bahkan menjadikan sel kanker sensitif terhadap terapi kanker biasa. Kunyit diperoleh hasil riset dapat meningkatkan kepekaan berbagai jenis kanker seperti kanker payudara, kanker serviks, kanker lambung, kanker pankreas dan sebagainya terhadap berbagai obat kemoterapi.

○ Kunyit sebagai kemoterapi dan radioprotektor

Dr Goel dan Dr Aggarwal telah meneliti kajian bahwa sama seperti kunyit meningkatkan sensitivitas terhadap pengobatan kanker, hal demikian bahwa kunyit juga melindungi dari kemoterapi dan toksisitas akibat paparan. Cadangan kunyit antioksidan dan manfaatnya membantu melindungi organ dan jaringan normal dari toksisitas pengobatan kanker. Kunyit melindungi sel normal dan sel induk normal dari toksisitas akibat kemoterapi.

○ Kunyit mencegah dari efek samping berbagai pengobatan jenis kanker

Beberapa kelompok dalam hasil penelitian pada kelompok oleh para ahli, pengobatan kunyit mengurangi pembengkakan lapisan mukosa pada tempat yang diobati seperti peradangan pada mulut, radang tenggorokan dan peradangan usus.

○ Kunyit dapat mengatur respon imunitas dan melawan kanker

Sistem kekebalan tubuh memainkan peran aktif dalam perkembangan kanker. Respon sistem kekebalan tubuh memiliki kemampuan dalam melakukan respon anti tumor tetapi sel kanker menghindari respon semacam itu dan menekan respon kekebalan tubuh. Kunyit diperoleh hasil kajian dapat meningkatkan aktivitas imunoterapi dan vaksin kanker. Dalam artian kunyit mengatur respon imun yang berkontribusi terhadap efek anti tumor dan manfaat dalam imunoterapi pada kanker.

○ Kunyit dapat membantu mencegah peradangan

Peradangan kronis dapat membuka jalan pertumbuhan untuk kanker misalnya terjadi pada jenis kanker lambung. Infeksi virus juga  terkait peradangan dapat memicu kanker. Peradangan pada kanker pula meningkatkan kelelahan terkait kanker. Kunyit dapat menjadi agen anti inflamasi alami yang kuat. Kunyit bertindak sebagai jalur dan sasaran biokimia dalam menghentikan peradangan  dan tidak menimbulkan efek samping seperti obat anti inflamasi non steroid.

Penelitian menunjukkan bahwa kunyit mencegah peradangan pada kanker anti inflamasi kuat dapat mencegah kanker dan mengurangi gejala yang berkenaan dengan kanker.

○ Kunyit dapat meningkatkan pertahanan antioksidan

Stres oksidatif alias tidak seimbangnya antara pro oksidan dan anti oksidan memicu perkembangan kanker. Aktivitas anti oksidan pada kunyit dapat berkontribusi terhadap efek anti tumor melalui aktivitas peningkatan enzim antioksidan, kunyit sebagai penawar perlindungan dari toksisitas yang diakibatkan adanya terapi radiasi dan kemoterapi.

○ Kunyit merupakan agen epigenetik

Melalui adanya gen tertentu predisposes satu untuk kanker. Terapi gen sedang dieksplorasi untuk mengobati kanker. Epigenome terdiri dari berbagai protein yang mengatur ekspresi gen. Kunyit dari hasil kajian mampu sebagai  epigenetik dan penerapan kandungan kunyit dalam hal ini masih tahap riset yang sempurna dalam bentuk pencegahan dan pengobatan kanker.

○ Kunyit memiliki aktivitas anti kanker

Kunyit mempunyai banyak senyawa lain tidak hanya kurkumin akan tetapi memiki sifat anti kanker dan anti tumor.

Kehebatan rimpang jahe dalam memusnahkan sel kanker dengan kaya akan anti oksidan kuat

Makanan yang kaya akan kandungan antioksidan cukup kuat mengandung asam amino essensial, fitonutrien dan asam lemak sehat terdapat pada jahe. Jahe merupakan  rimpang akar berupa bahan obat tradisional yang telah banyak di kenal di seluruh dunia baik dalam bidang kesehatan. Kandungan minyak atsiri yang terdapat dalam jahe sama halnya dengan kunyit berkhasiat anti jamur, anti parasit, anti bakteri dan anti virus. Jahe dengan sifat agen menghambat karsinogenesis dan menghancurkan sel kanker yang mendiami tubuh manusia.

Jahe memberikan dukungan dan melancarkan sistem pencernaan dimanfaatkan sebagai obat tradisional masalah pencernaan yang terganggu. Jahe yang merupakan agen reseptor serotonin yang dapat dirangsang untuk memberikan bantuan pencernaan ke saluran pencernaan. Menjadikan peradangan yang terjadi pada usus berkurang dan meningkatkan penyerapan nutrisi secara normal.

Jahe sangat ampuh dalam membantu mengurangi tingkat demam, mual, meredakan batuk, merangsang produksi empedu yang bermanfaat dalam pencernaan lemak bagi tubuh.

Jahe sangat bermanfaat dalam menekan peradangan dan mendukung proses penghilang rasa sakit secara alami dan aman. Senyawa alami aktif dalam jahe telah terbukti secara nyata menghambat pembentukan asam nitrat, molekul nitrogen yang sangat reaktif yang cepat di ubah menjadi radikal bebas berbahaya di kenal sebagai peroxynitrite.

Jahe merupakan bahan alami yang sangat tepat dapat mempertahankan persediaan penyimpanan glutatioan yang merupakan bahan alami elektrolit bertenaga listrik untuk menghancurkan radikal bebas dan memberikan perlindungan pada jaringan saraf juga otak melawan stres degeneratif.

Kandungan dalam jahe berupa potasium memberikan dukungan detoksifikasi dan meningkatkan produktivitas energi listrik. Kandungan jahe pula dapat melindungi lapisan pembuluh darah jantung dan saluran kemih. Kandungan lainnya yang bermanfaat dalam jahe mampu memelihara kesehatan kulit, kuku, rambut dan gigi. Tidak hanya itu, jahe juga sangat kaya akan kandungan kalsium yang mendukung pertumbuhan tulang dan kekuatan gigi.

Kanker gastrointenstinal dengan khasiat jahe dapat mempengaruhi sistem pencernaan dan merupakan kanker berbahaya juga mematikan. Sumber tradisional agen kemoterapi, seperti jahe telah dianalisa lebih sebagai bentuk upaya tepat dapat mengobati jenis kanker gastrointestinal.

Hasil penelitian yang menunjukan bahwa tanaman rimpang jahe mampu mengobati jenis kanker yang terjadi dalam sebuah kajian dimana uji laboratorium berasal dari jenis kanker payudara dan sel induk kanker. Kandungan jahe dapat mengekspresi sel dan mengurangi pembentukan sel baru kanker.

Keunggulan hebat temulawak untuk berbagai jenis kanker

○ Khasiat tanaman rimpang temulawak untuk penyembuhan kanker payudara

Kanker payudara yang selama ini sering dialami oleh kalangan wanita dewasa perlu menjadikan adanya pengobatan yang aman karena kanker payudara menjadi salah satu jenis penyakit mematikan di dunia. Temulawak itu banyak sekali khasiat dan keunggulan yang dimiliki termasuk dalam bidang pengobatan tradisional.

Hasil kajian pakar kesehatan berdasarkan catatan yang di kaji menjelaskan manfaat temulawak diketahui dapat mengatasi kanker payudara akibat zat aktif yang disebut sebagai xhantorizol yang mampu memecah sel kanker di dalam tubuh sehingga mematikan sel kanker secara permanen.

Kandungan xanthorrizol dalam temulawak (curcuma xhantorriza) dapat membantu mengatasi kanker dari para tamoxifen. Tamoxifen merupakan jenis obat antiestrogen yang umum di pakai dalam pengobatan kanker payudara. Hasil kajian yang dilakukan oleh para ahli memperoleh manfaat xhantorizol bersama kurkumin dapat menghambat perkembangan sel kanker dengan cara apoptosis dan lebih di kenal dengan proses bunuh diri sel kanker.

Khasiat temulawak dengan xanthorrizol dan kurkumin yang dimiliki mampu merangsang sel kanker untuk segera melaksanakan bunuh diri dengan cara memecah DNA dari sel kanker. Xantorrizol juga memiliki tugas dalam mengaktifkan kerja protein p53 yang berfungsi menekan perkembangan sel kanker dan sel tumor.

○ Khasiat temulawak untuk penyembuhan kanker hati

Kandungan temulawak terutama dalam ekstrak temulawak terdapat minyak atsiri berfungsi dalam membantu hati mengalami kerusakan dan melakukan regenerasi. Pada umumnya kerusakan yang terjadi pada organ hati ini dikarenakan adanya racun yang masuk ke dalam tubuh. Melalui kandungan minyak atsiri pula lah dapat meningkatkan produksi getah empedu dalam membersihkan racun dalam tubuh.

Di dalam kandungan temulawak terdapat minyak atsiri dengan khasiat dan keunggulan yang terkandung bagi seskuiterpen, a-curcumene, siskloisoprenmycrene, zingiberence, dan xanthorrizol. Elemen alami aktif tersebut dapat membantu hati supaya terbebas dari infeksi kerusakan dan racun. Tidak hanya itu, kandungan minyak atsiri terutama xanthorrizol dapat menekan kanker secara optimal.

Kurkuminoid terdapat dalam senyawa kurkumin temulawak dan desmetoksikurkumin yang mempunyai banyak keunggulan. Diantaranya dalam fungsi yang sama menetralkan racun, menghilangkan peradangan sendi, meningkatkan sekresi empedu dan menurunkan tingkat kolesterol dalam darah. Tidak hanya itu, kurkuminoid dapat berfungsi sebagai antioksidan dalam melindungi tubuh dari radikal bebas. Manfaat yang baik dan aman untuk pengobatan kemoterapi kanker dengan mengurangi perasaan mual.

Manfaat lengkuas alias laos untuk perantara penyembuhan kanker

Laos dengan nama umum sering di sebut lengkuas dan nama latinnya (alpinia galanga) merupakan jenis tanaman rimpang sebagai bagian dari jenis pengobatan tradisional. Dalam hasil penelitian yang paling umum oleh para ahli bahwa manfaat lengkuas sebenarnya bermanfaat dan mampu melawan sekaligus mencegah sejumlah besar jenis kanker dan tumor.

Jenis-jenis kanker yang dapat dilakukan proses penyembuhannya melalui konsumsi pemakaian lengkuas setiap harinya berikut antara lain :

■ Kanker Lambung

Dalam sebuah studi tahun 2014 di negara Iran memperoleh hasil kajian bahwa ekstrak cairan lengkuas secara signifikan menghasncurkan jumlah sel kanker lambung dalam tes uji laboratorium setelah melakukan riset selama 2 hari atau sekitar 48 jam.

■ Kanker leukimia

Sel leukimia monositik akut, leukimia yang bergerak cepat dengan dimulai dari sumsum tulang memperoleh cairan ekstrak lengkuas dapat upaya menemukan pengobatan kanker alami yang tidak merusak sel yang berdampingan seperti halnya kemoterapi yang cukup berbahaya. Hasil riset ilmuan di Jamaika berdasarkan kajian ilmiah bahwa ekstrak lengkuas bisa menjadi jenis obat potensial untuk jenis kanker leukimia.

■ Kanker melanoma

Jenis kanker kulit melanoma dalam kajian ilmiah dari Universitas Chiayi Nasional di Taiwan mempelajari dampak 3 senyawa dari akar lengkuas terhadap sel melanoma manusia (sel kanker kulit). Ketiga senyawa pada lengkuas mempunyai efek “antiproliferatif yang dalam arti menghentikan langsung pertumbuhan sel kanker baru.

■ Kanker pankreas

Hasil uji laboratorium dirilis tahun 2017 telah melakukan uji coba beberapa senyawa dari lengkuas dan hasilnya berupa pengaruh terhadap sel kanker pankreas, bahwa lengkuas dapat menghentikan pertumbuhan sel baru dan jalur gen untuk mencegah dampak kanker.

■ Kanker usus besar

Pertama kali dan satu-satunya penemuan pada tahun 2013 para ahli telah memperoleh hasil uji dan menemukan adanya apoptosis (kematian sel kanker) pada dua jenis sel kanker usus besar melalui pemberian ekstrak lengkuas.

■  Kanker payudara

Ketika tahun 2014 sebuah universitas di Iran memperoleh ekstrak khasiat dalam lengkuas dan menjadikan kejadian apoptosis pada jenis kanker payudara manusia dan tidak membahayakan sel payudara lainnya. Pada hasil riset lainnya dari universitas di China memperoleh riset bahwa pengobatan tradisional untuk kanker payudara senyawa yang dikandungnya itu menemukan jalur tertentu guna merangsang kematian sel pada sel kanker payudara.

■ Kanker Hati

Diantara sebagian besar alasan dan pernyataan mengapa kanker sangat merusak tubuh manusia, melalui caranya menyebarluaskan alias bermetastasis ke beberapa bahkan semua organ tubuh lainnya dari tempat asal semula.

Ketika saat penelitian dari Taiwan tahun 2015 yang melakukan riset dampak senyawa lengkuas diekstrasksi pada sel HepG2 (bagian dari kanker hati) memperoleh kajian secara dimana senyawa ekstrak lengkuas secara alami menurunkan resiko metastasis dengan menghentikan sel kanker yang menempel ke sel-sel lainnya.

■ Kanker saluran empedu

Kanker saluran empedu merupakan sel kanker yang tumbuh pada saluran empedu. kanker jenis ini bersifat agresif dimana melakukan infeksi dari saluran empedu yang menghubungkan hati ke usus kecil.

Hasil uji coba melalui uji coba tikus percobaan yang memiliki penyakit kanker di dalam tubuhnya telah memperoleh kesembuhan secara bertahap dengan cara senyawa lengkuas untuk mencegah metastasis (penyebar-luasan sel kanker) dan tidak sama sekali menghasilkan efek samping dalam penelitian tahun 2017 di Thailand.

Kemampuan Temu Putih Pemusnah berbagai jenis sel kanker

Temu putih dengan nama lain curcuma zedoria (zedoria) berasal dari tanaman yang tumbuh asli di Indonesia. ketika tahun 1998 dalam hasil kajian ilmiah telah memperoleh hasil riset bahwa temu putih alias curcuma zedoria diidentifikasi sebagai curcumin demethoxycurcumin dan bisdemethoxycurcumin terbukti bersifat sitotoksik terhadap sel OVCAR-3 (sejenis sel kanker ovarium) oleh Syu WJ, et al 1998.

Dalam uji coba untuk menguji efek anti metastasis sifat tumu putih dengan sel kanker melanoma, telah terbukti bermanfaat dalam menghambat metastasis kanker. Kajian ini pula memperoleh penerangan bahwa temu putih memiliki efek invasif pada sel kanker kulit melanoma.

Demikian khasiat berbagai tanaman rimpang untuk penyembuhan jenis kanker baik kanker jinak (tumor) mau pun kanker ganas (tumor ganas) yang terjadi berasal di dalam tubuh mau pun berasal dari luar tubuh. Semoga beberapa uraian kali ini bisa memberian manfaat yang cukup baik bagi pengobatan tradisional dan herbal.

 

 

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *