Edisi Terbatas Khusus Untuk Hari Bisa Kirim Barang Dulu Transfer Setelah Barang Diterima

Klik Dibawah

 

Jenis Jenis Kanker yang Menyerang Sistem Reproduksi Pada Wanita

Jenis Kanker Berbahaya Pada Sistem Reproduksi Wanita yang Mesti Diwaspadai

Kanker yang menyerang sistem reproduksi pada wanita ada sekian banyak termasuk diantaranya kanker payudara dapat diobati berdasarkan stadium dari jenis kanker tersebut. Pada stadium awal dikerjakan tindak pembedahan dan radioaktif kemudian pada tahap kemudian dilakukan tahap kemoterapi bersama terapi hormonal oleh ahli medis.

Sebelum membahas terlebih mengenai jenis jenis kanker yang menyerang sistem reproduksi pada wanita harus dipahami dasar sistem reproduksi pada wanita khususnya wanita yang sudah dewasa. Pengertian akan sistem reproduksi yang berarti terdiri dari struktur bagian dalam dan struktur bagian luar dengan dibedakan menjadi dua termasuk dalam sistem reproduksi internal dan sistem reproduksi eksternal meliputi :

Sistem Reproduksi Internal

Rahim termasuk dalam sistem reproduksi internal terletak di di dalam pusat panggul yang fungsinya menampung atau sebagai wadah janin ketika sedang berkembang selama periode kehamilan. Area bagian bawah rahim disebut sebagai serviks dan terbuka ke dalam vagina atau jalur persalinan.

Pembukaan di leher rahim memungkinkan masuknya sperma ke dalam rahim dan keluarnya darah ketika terjadi menstruasi. Pembukaan yang sama ini melebar selama proses persalinan untuk memungkinkan keluarnya bayi dari jalur persalinan dari tempat bagian atas rahim pada masing-masing sisi berupa tuba fallopi.

Proses pembuahan dari sel telur oleh sel sperma secara umum terjadi pada tabung fallopi dan sel telur yang telah dibuahi akan masuk ke dalam rahim dimana ia ditanamkan. Di samping sisi rahim terdekat bukaan tabung fallopi terdapat ovarium oval yang kecil, memungkinkan produktivitas hormon yang mengandung sel telur. Ketiak lahir, seorang wanita memili 1 juga sampai 2 juta sel telur yang sudah ada di ovarium, akan tetapi menjelang dewasa hanya sekitar 300 diantaranya akan matang ketika masa pubertas.

Sistem Reproduksi Eksternal

Labia majora merupakan dua tonjolan berdaging yang menyelimuti dan melindungi sistem struktur reproduksi eksternal lainnya. Ketika masa pubertas labia majora akan ditutupi oleh rambut halus yang mengandung kelenjar dan menghasilkan kelenjar minyak.

Di dalam labira majora terdapat labia minora, tonjolan kecil yang mengelilingi bukaan ke uretra memungkinkan jalur keluarnya urine dan bagian dalam vagina. Terletak di sebelah lubang vagina terdapat kelenjar yang memproduksi lendir sebagai kelenjar bartholin. Di persimpangan labia minora terdapat klitoris, berupa struktur bagian kecil yang ditutupi oleh lipatan kulit yang disebut preputium. Klitoris sebanding dengan penis (sistem alat kelamin ) laki-laki dan sangat bersifat sensitif.

Di atas telah dijelaskan secara spesifik perbedaan antara sistem reproduksi internal dengan sistem reproduksi eksternal pada wanita. Dalam bahasan kemudian terdapat beberapa jenis penyakit yang selalu menyerang sistem reproduksi secara umum pada wanita berupa kanker.

Terdapat beberapa bagian sistem reproduksi pada wanita dapat dipengaruhi dengan terjadinya pertumbuhan sel kanker, Pada wanita, kanker dapat menyerang rahim, ovarium, payudara dan leher rahim, termasuk organ terdekat sistem reproduksi baik internal mau pun eksternal.

Jenis Jenis Kanker yang menyerang sistem reproduksi pada wanita diantaranya sebagai berikut :

○ Kanker Ovarium

Kanker ovarium lebih dominan mempunyai hasil yang sangat buruk jika dibandingkan dengan jenis kanker yang lainnya. Terdapat beberapa wanita yang mengeluhkan gejala sangat berbahaya diantaranya muncul rasa perut mulas, perut kembung dan keras apabila di tekan, bergas, intoleransi terhadap jenis makanan tertentu.

○ Kanker Serviks

Rahim terletak di panggul wanita di belakang kandung kemih dan di depan rektum. Rahim berupa organ berotot dengan rongga sempit dan berongga berukuran dan bentuknya menyerupai buah pir yang terbalik..

Serviks dilapisi oleh lapisan sel yang disebut sel epitel. Sel epitel merupakan jenis sel di dalam kanal sanat berbeda dengan sel yang melapisi bagian leher rahim yang membingkai vagina. Kanker serviks merupakan penyakit yang menyerang sistem reproduksi internal wanita di ujung bawah rahim. Penyakit ini diawali oleh kondisi prakanker yang disebut serviks intraepithelial neoplasia yang memungkinkan berkembang menjadi kanker. Hasih studi menunjukkan apabila tidak ditangani secara cepat 15 sampai 70 % kasus serviks intraepithelial neoplasia akhirnya berkembang menjadi kanker serviks invasif.

Kanker serviks merupakan jenis kanker yang yang umum terjadi di daerah luar negeri dan penyebabnya hingga saat ini masih dalam tahap penelitian oleh para ahli, namun penyebab yang paling umum bisa memungkinkan berasal dari infeksi menular seksual untuk pemicu utama kanker serviks.

○ Kanker endometrium

Kanker endometrium sama juga termasuk jenis jenis kanker yang menyerang sistem reproduksi pada wanita terutama di struktur bagian dalam rahim. Penyebab terjadinya kanker endometrium masih tidak dapat diketahui secara jelas, tetapi ekspour yang berkepanjangan terhadap estrogen diketahui meningkatkan risiko jenis kanker tersebut.

Secara tradisional, wanita dengan kanker endometrium telah di bagi menjadi dua kelompok tergantung pada bentuk kanker yang di derita. Tumor tipe I bergantung pada estrogen yang berarti pertumbuhannya dirangsang oleh estrogen,

Beberapa faktor yang berisiko mengalami kanker endometrium diantaranya sebagai berikut :

○ Wanita dengan postur tubuh tidak ideal sama sekali alias obesitas.

○ Wanita dengan keluhan diabetes

○ Riwayat keluhan kesehatan hipertensi.

○ Efektivitas jenis obat-obatan tertentu yang bersifat keras

○ Terapi penggantian estrogen tanpa progesteron.

○ Anovulasi kronis (kekurangan menstruasi), tidak pernah hamil, menopause terlambat

○ dan faktor pengaruh genetika atau keturunan.

■ Kanker Payudara Dominan Pada Wanita

Payudara wanita terbentuk dari struktur lemak, jaringan ikat, dan ribuan lobulus (kelenjar kecil penghasil air susu ibu). Ketika seorang wanita mengalami persalinan air susu ibu itu akan dikirim ke puting secara langsung melalui saluran kecil saat menyusui sang bayi.

Penderita kasus kanker payudara pada wanita di Indonesia mencapai sekitar 50 % kasus setiap tahunnya, menurut data WHO. Dibandingkan dengan negara lain, maka kasus kanker payudara wanita di Indonesia lebih banyak ketika wanita masih usia muda dan tahap usia lanjut. Tidak hanya menyerang kalangan wanita saja, melainkan kalangan pria juga dapat mengalami jenis kanker payudara.

Bagian dari jenis kanker payudara yang mesti diketahui diantaranya :

○ Kanker Payudara Invasif

Bentuk kanker yang paling dominan dimana duktal invasif yang berkembang pada sel-sel pembentuk saluran payudara wanita dewasa. Kata invasif yang artinya dapat menyebar luas di luar payudara. Beberapa bagian dari macam kanker invasif diantaranya kanker payudara lobular invasif penyakit yang berkembang pada kelenjar air penghasil air susus yang dikenal dengan nama lobulus, ada juga kanker terinflamasi, kanker paget pada payudara, kanker sekunder dan metastasis dapat menyebar ke bagian tubuh melalui kelenjar getah bening (kelenjar yang menyaring bakteri dari tubuh atau aliran darah.

○ Kanker Payudara non invasif

Sebagai bentuk kanker yang biasanya didapati melalui mamografi karena jarang menimbulkan benjolan. Jenis ini sering di kenal sebagai pra kanker. Tipe yang paling umum dari kanker adalah duktal karsinoma in situ. Jenis kanker payudara ini bersifat jinak dan ditemukan dalam saluran duktus payudara serta tidak menyebar atau belum menyebar sama sekali.

○ Uterine Sarkoma

Uterine sarkoma merupakan jenis kanker yang sangat jarang terbentuk akibat otot endometrium atau uterus. Akibat dari adanya jenis kanker ini yang bersifat agresif sebagai kelompok dengan penyebaran dan kambuh lebih awal daripada jenis kanker endometrium.

○ Tumor rahim menjadikan penyebab kram ketika menstruasi berat dan perdarahan berlebihan ketika menstruasi.

○ Desminore beberapa anak perempuan alias remaja akan mengalami rasa sakit saat menstruasi. Hal demikian mungkin dikarenakan oleh postur tubuh yang berlebihan dan terjadinya sembelit.

○ Penyakit menular seksual (PMS) termasuk diantaranya AIDS (Acquired Immunodeficiency Sindrome) dimana orang yang mengalami AIDS akan rentan terhadap berbagai jenis penyakit berbahaya. Metode yang lebih baik dalam mencegah terjadinya penyakit AIDS atau penyakit menular seksual adalah dengan menahan diri dari hubungan seksual pranikah.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *