Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Efek Samping Terlalu Berlebihan Makan Masakan Daging Kurban Kambing

Konsumsi Daging Kurban Perlu Disiasati

Daging Kurban Kambing – saat ini hari raya haji idul Adha banyak semua kalangan merayakannya dengan cara mengolah masakan daging kurban. Sebenarnya daging kurban banyak jenisnya tergantung asal negara mana mereka berkurban. Umumnya di Indonesia secara dominan lebih senang kurban dengan seekor sapi atau kambing.

Percaya atau tidaknya bukan bermaksud mencegah tapi menurut kajian bahwa banyak makan daging kurban akan ada efek sampingnya, termasuk efek samping terlalu berlebihan makan masakan daging kurban kambing. Jadi dalam hal ini mungkin semua orang sangat setuju jika berlebihan itu sangat tidak baik.

Kalau pun anda memiliki daging kurban dalam cukup banyak sebaiknya berbagi itu indah kepada tetangga atau kerabat serta masyarakat yang kurang mampu dalam mendapatkan sumber zat gizi daging.

Sebenarnya baik itu daging kurban kambing atau sapi keduanya adalah sumber lemak paling tinggi dan asupan lemak yang sekaligus berlebihan dalam mengonsumsinya tentu bisa memicu efek samping. Namun, pada bahasan kali ini tidak menyinggung masalah daging hewan sapi yang dibahas selanjutnya adalah efek samping daging kambing.

Perlu diketahui dengan jelas bahwa apabila anda gemar makan daging unggas atau daging kambing, namun tiba-tiba harus melupakan makanan tersebut hanya disebabkan khawatir kolesterol meningkat.

Semuanya dapat disiasati supaya anda tetap dapat menyantap daging atau sumber makanan hewani lainnya tanpa perlu takut tentang masalah kolesterol tinggi.

  • Sebisa mungkin untuk memilih jenis daging tanpa lemak

Pilihlah jenis daging banyak tanpa lemak (gajih) dalam arti 90% daging semuanya. Untuk potongan tanpa lemak pada daging kambing atau domba biasanya ada di daerah tenderloin (daging has dalam), loin chops (daging bagian punggung) dan daging kaki.

  • Batasi konsumsi daging olahan

Batasi konsumsi daging olahan seperti sosis, beef burger, bakso, dan salami sebab jenis jenis makanan tersebut termasuk tinggi asupan lemak, belum lagi kadar garam lebih serta bumbu-bumbu yang juga tinggi lemak.

Nah, itu dia beberapa penjelasan dan inisiatif agar anda bisa mengonsumsi daging tanpa perlu adanya gangguan kesehatan terjadi. Daging kambing pada dasarnya sangat baik untuk kesehatan dibandingkan dengan jenis daging hewan lain yang tersedia bebas di pasar.

Manfaat Daging Kambing

Sebelum membahas mengenai efek samping terlalu berlebihan makan masakan daging kurban kambing, alangkah baiknya mengenal terlebih dahulu mengenai manfaat menyehatkan dari daging kambing.

Daging kambing memang jenis daging yang sangat unik sekali dan menurut penelitian daging kambing salah satu jenis daging berkhasiat karena terdapat 600 bentuk perawatan herbal bagi kesehatan, bahkan melebihi khasiat daging sapi mau pun daging domba.

Mengingat bahwa daging kambing diberikan makan secara organik di padang rumput tanpa ada campuran pupuk sama sekali langsung tumbuh dari alam. Tentu sudah mendapatkan lebih banyak mineral, vitamin dan sumber nutrisi bagi kesehatan kambing dari asupan rumput dan dedaunan organik.

Menjadikan hewan kambing dan kandungan dagingnya sarat dengan nilai gizi daging kambing diantaranya banyak vitamin A (retinol), vitamin B1 (tiamin) dan B2 (riboflavin).

Bahkan sumber penelitian ilmuan paling banyak menyatakan bahwa daging kambing mengandung kolesterol rendah dan kandungan lemaknya pun sangat sedikit.

Sumber protein dan zat besi daging kambing sama halnya menyediakan vitamin B12 nutrisi penting yang benar sama sekali tidak ada dalam daftar sumber makanan vegetarian.

Daging kambing terdapat unsur selenium dan kolin yang bermanfaat menangkal penyakit kanker. Vitamin B12 daging kambing berkhasiat untuk kulit, kalium dan rendah sodium daging kambing membantu mengendalikan tekanan darah dan mencegah penyakit ginjal hingga stroke.

Adanya unsur kalsium tinggi dalam daging kambing, sangat baik untuk menguatkan tulang dan gigi, jumlah lemak jenuh rendah dibandingkan lemak tak jenuh daging kambing membantu mengurangi peradangan, mencegah kondisi obesitas dan menstabilkan ritme jantung.

Selain itu, daging kambing diperkaya sejumlah nutrisi asam lemak omega 3 untuk kesehatan otak, vitamin B12 sekali lagi dalam daging kambing membantu mengalahkan stres dan depresi.

Karena mengandung niacin, daging kambing membantu meningkatkan metabolisme energi, dan zat besi membantu wanita selama menstruasi berlangsung supaya tidak nyeri haid.

Asam linoleat terkonjugasi dari daging kambing bisa membantu mencegah pertumbuhan kanker dan kondisi peradangan lainnya.

Efek Samping Konsumsi Berlebihan Daging Kambing

Itulah beberapa penjelasan sedikit tentang manfaat sebenarnya dari daging hewan kurban kambing. Selanjutnya sesuai bahasan topik pada judul adanya efek samping daging hewan kambing dibawah ini.

Pada kebanyakan kasus kesehatan yang mendapatkan laporan tentang konsumsi daging kambing berlebihan. Mengonsumsi daging merah mulai dari daging kambing dan sapi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit tertentu.

Faktor risiko yang paling cenderung dialami terutama pada kalangan dewasa dan lanjut usia lantaran konsumsi banyak daging kambing yaitu kanker usus, kanker pankreas dan kanker prostat.

Potensi gangguan kesehatan yang diakibatkan daging kambing beragam sesuai dengan cara mengolah dan kandungan lemak tinggi pada daging kambing.

Beberapa jenis daging kambing memang berisiko meningkatkan kolesterol jahat dalam darah sebab mengandung kadar lemak jenuh. Kolesterol salah satu penyebab penyakit parah dari jantung dan tekanan darah tinggi.

Hasil riset meyakini bahwa seseorang yang sudah lebih dari 10 tahun mengonsumsi banyak daging merah dan daging kambing itu sekalipun mempunyai kemungkinan meninggal lebih cepat akibat kanker dan penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang membatasi asupan daging merah.

Selain itu, daging merah terutama daging kambing dapat bersifat karsinogenik setelah melalui proses pengolahan dan masakan. Kanker juga berisiko terjadi dari adanya zat besi heme dalam daging yang dapat merusak sel-sel tubuh.

Gangguan pencernaan atas dan sistem pencernaan lain khususnya terjadi di lambung, yang mana lemak daging kambing akan semakin lama menumpuk di lambung hingga akhirnya seseorang merasakan panas di dada atau kondisi heartburn.

Bahaya daging kambing membuat banyak orang merasakan pusing, mulut pahit sampai merasakan ulu hatinya nyeri. Kondisi demikian terjadi akibat tubuh terjadi aliran balik dari lambung ke kerongkongan beberapa kasus laporan banyak ada yang merasakan sesak di dada.

Apabila anda ingin sekali konsumsi daging kambing, sebaiknya untuk mengunyah dan menggigit daging sampai lembut. Atau anda bisa mengolah daging kambing sebelum di masak hingga benar-benar lunak teksturnya.

Jika tekstur daging kambing masih terasa keras dan belum lembut sebaiknya jangan langsung dimakan, dampaknya berakibat pada sembelit (susah buang air besar) dan panas dalam.

Inilah alasan dibalik itu semua tentang laporan adanya kasus efek samping terlalu berlebihan makan masakan daging kambing berikut dibawah ini :

Menurut beberapa penelitian bermula dari sensasi panas yang dirasakan banyak setelah makan hidangan daging kambing. Dikarenakan daging kambing memberikan efek termogenik yang cukup besar dari jenis daging pada umumnya sehingga memerlukan proses pencernaan dalam cukup lama juga.

Dengan demikian, perlu tetap berhati-hati dalam menyantap hidangan daging kambing, karena ada beberapa efek indikasi bila di konsumsi secara berlebihan dan asalnya dari proses masakan tinggi garam.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.