Edisi Terbatas Khusus Untuk Hari Bisa Kirim Barang Dulu Transfer Setelah Barang Diterima

Klik Dibawah

 

Ciri Ciri Awal Luka Diabetes yang Mesti Diketahui Semua

Ciri ciri awal luka diabetes yang mesti diketahui semua  memang sangat penting sekali, sebab luka diabetes atau yang lebih dikenal sebagai luka gangren bisa menjadi kronis dan memperparah keadaan penderita. Luka gangren dan luka diabetes melitus sebagai akibat dari tingkat kadar gula darah (glukosa) tinggi tidak sesuai dalam darah.

Sementara itu, diabetes itu pun dapat di bagi ke dalam 2 bagian type diabetes diantaranya sebagai berikut :

■ Diabetes melitus type 1 secara umum tidak diproduksinya hormon insulin dan bisa dialami ketika menjelang usia kecil atau anak-anak.

■ Diabetes melitus type 2, ini hal kondisi yang sangat tingkat berlanjut dimana faktor kekurangan atau hormon insulin menjadi kurang sensitif sehingga mengakibatkan tingkat kadar gula darah naik dratis.

Ciri ciri gejala luka diabetes yang biasa umum terjadi pada penderita diabetes melitus antara lain :

■ Gejala awal berupa demam dan menggigil akibat infeksi luka yang parah sekali.

■ Terjadinya peradangan hebat juga adanya pembengkakan, sakit, nyeri, panas kemerahan, kulit cenderung hangus terbakar dan gangguan fungsi.

■ Mati rasa dan kulit kusam hangus akibat kerusakan jaringan saraf di kulit

■ Adanya tanda aroma khas luka gangren, abses, benjolan, jaringan mati dan adanya lekukan pada luka.

■ Luka menjadi lebih sukar dalam mempercepat kesembuhannya dan basah khususnya di area jari kaki, telapak kaki tanpa disadari tidak terasa mau pun ada gejala lain yang dirasakan.

Penyebab luka diabetes

Pada umumnya pengidap diabetes melitus mengenai pentingnya mencegah terjadinya luka gangren alias luka diabetes basah tidak mesti ditunda-tunda dan harus segera ditangani secepatnya baik melalui pencegahan dengan obat, ramuan, mau pun perawatan dari ahli medis sekali pun. Gangguan penyembuhan diakibatkan karena arteri perifer dan neuropati perifer yang bisa beresiko dengan diabetes, dimana pembuluh darah kecil di berbagai bagian organ tubuh, khususnya di tangan dan kaki, tumbuh lebih sempit dan mengurangi alirah darah pada area tersebut.

Akibat kekurangan aliran darah pada tangan dan kaki dapat mengurangi laju oksigen bersama nutrisi penting untuk jaringan atau pun pada saraf yang bermanfaat dalam penyembuhan luka. Semakin rusaknya jaringan dan sistem saraf pada daerah tangan mau pun kaki, mengurangi rasa nyeri dan sakit, suhu termasuk sentuhan, menjadikan penderita lebih mudah mengalami cedera bahkan kelumpuhan.

Jenis jenis luka diabetes

Seseorang yang mengalami diabetes melitus pada beberapa luka termasuk gangguan kesehatan dan sangat diperlukan penanganan tindak cepat tanggap dari ahli medis. jenis-jenis luka gangren yang biasa terjadi diantaranya luka asal luar dan luka asal internal. Akibat neuropati perifer, luka asal luar, misalnya luka penyakit kulit, luka bakar, pembengkakan, dan memar kerap diabaikan sama sekali oleh si pengidap diabetes melitus sehingga berpotensi besar mengalami komplikasi luka lebih lanjut. Luka asal internal dari dalam misalnya bisul kulit, kuku jari kaki yang tumbuh ke dalam dan kapalan dapat mengakibatkan meningkatnya faktor infeksi kerusakan kulit dan jaringan saraf di area tersebut.

Nah, sebelum membahas tentang ciri ciri awal luka diabetes yang mesti diketahui semua, maka terlebih dahulu sumber tanda-tanda awal mula mengalami diabetes melitus tipes 2 kronik berdasarkan gejala yang umum terjadi antara lain :

■ Adanya masalah dalam penglihatan

Ciri khas permulaan yang lebih didominasi oleh kalangan lanjut usia rentan mengalami diabetes melitus type 2 menyerang indera penglihatan bagian retina mata yang umum medis menyebutnya gejala retinopathy diabetes melitus.

■ Terjadi gangguan fungsi pencernaan terutama pada lambung

Gejala asam lambung, tukak lambung, kanker lambung termasuk pada ciri ciri awal luka diabetes yang mesti diketahui semua karena bukan hanya terjadi pada kalangan manula dan dewasa saja, tetapi gangguan lambung bisa menjangkit anak-anak.

■ Tingkat asam berlebihan menyebabkan keracunan (Diabetic Ketoasidosis)

Tingkat gula darah dalam tubuh naik sehingga berakibat pada produksi asam dalam darah meningkat pula dan akhirnya berujung pada keracunan/

■ Munculnya resiko stroke

Stroke dan cedera kaki keduanya tidak dapat terpisahkan sama sekali yang mana bahayanya akan menjadikan komplikasi jantung dan mengancam jiwa seseorang.

■ Meningkatkan potensi akhir serangan jantung.

■ Mudah cemas dan masalah psikologis

Gejala lain tidak hanya berasal dari fisik akan tetapi bermula dari masalah mental berupa mudah resah cemas, terlalu emosional, banyak pikiran. Hal tersebut akibat terlalu banyak buang air kecil (efek kencing manis), gangguan tidur dan akibat kerusakan jaringan saraf.

■ Terjadi perubahan warna pada kulit terinfeksi

Warna kulit dalam beberapa kasus hingga saat ini masih belum sering orang membahasnya. Tetapi perlu diperhatikan perubahan warna kulit yang terlihat normal pada tangan dan kaki atau tulang belakang leher (tengkuk) khususnya manula bisa saja gejala diabetes melitus type 2.

■ Gangguan pada indera pendengaran

Intensitas kadar gula darah yang terus menerus melonjak derastis dalam darah bisa memengaruhi masalah saraf, termasuk saraf pendengaran manusia.

■ Terjadinya gatal gatal di dalam kulit

Gatal-gatal di dalam kulit akan sangat berbeda dari gatal yang biasa terjadi di luar kulit. Akibat adanya tingkat glukosa dalam darah yang terus naik di sekujur tubuh mengakibatkan rasa gatal di dalam kulit.

Menurut hasil catatan medis memperoleh penerangan bahwa ciri ciri awal luka diabetes yang mesti diketahui semua bisa diperhatikan dari warna kulit yang berubah. Luka yang mengalami rasa sakit, gatal umumnya pada area ibu jari kaki berubah memar kebiruan dalam waktu lama. Warna tersebut berubah menjadi kusam hangus dan begitu terasa menyakitkan ibu jari kaki. Setelah beberapa waktu akan keluar cairan nanah jika digaruk berbau busuk menyengat dan apabila dibiarkan maka akan melebar terus menerus mengerogoti kulit kaki.

Luka diabetes diakibatnya beberapa faktor yang mempengaruhi bukan hanya dilihat dari warna kulit saja seperti mati rasa, aliran darah tidak normal, cacat di area kaki, munculnya iritasi kulit akibat gesekan, garukan rasa gatal dan terjaruh, cedera, kelumpuhan dan durasi diabetes.

Ciri-ciri awal luka diabetes yang mesti diketahui semua orang dalam menyiasati terjadinya luka tersebut dapat dilihat dengan tanda-tanda di bawah ini :

■ Pada awal luka diabetes mengakibatkan luka menjadi kemerahan, lama kelamaan menjadi berubah warna menjadi kusam hangus apabila tidak dilakukan pengobatan secepatnya.

■ Ciri-ciri awal luka diabetes yang mesti diketahui semua dengan bentukan dan warna hitam hangus seperti layaknya terbakar menunjukkan diabetes melitus kronis dan harus dirawat lebih intensif.

■ Mengenai ciri ciri awal luka diabetes akan beraroma khas busuk apabila sudah tingkat kronik. Pda luka yang terjadi proses pembusukan kulit oleh bakteri patogen, sebab dalam kondisi terkena diabetes melitus tubuh penderita mengalami tidak seimbangnya mikro organisme di dalam kulit.

■ Terdapat beberapa hal yang dirasakan ketika sedang mengalami luka diabetes diantaranya mati rasa akibat kematian jaringan. Karena adanya penghentian suplai darah ke bagian tubuh yang terluka tersebut.

Sistem pembuluh darah yang kekurangan nutrisi dan oksigen tentu saja tidak mampu membawa sel-sel darah merah dan memuat nutrisi bersama oksigen tersebut keseluruh jaringan. Akibatnya sel-sel jaringan menjadi mati, hal ini karena terjadi dominannya bakteri patogen yang ada.

Mengenai luka diabetes dan perawatan medis hal yang senantiasa penting dilakukan diantarany selalu berkonsultasi dengan pihak medis terkait tingkat pengendalian gula darah. Apabila terlalu berlarut untuk tidak sama sekali diobati besar kemungkinan gagal dalam mengendalikan gaya hidup sehat dan tidak mampu mengobatinya untuk waktu sebentar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *