Edisi Terbatas Khusus Untuk Hari Bisa Kirim Barang Dulu Transfer Setelah Barang Diterima

Klik Dibawah

 

Beberapa Kebiasaan yang Menjadi Penyebab Kanker Serviks Pada Wanita

Dalam kehidupan selagi masih dapat menghirup udara segar, tentu yang dinamakan kebiasaan bisa hilang atau tidak dikerjakan sama sekali juga bisa permanen terus menerus dilakukan setiap hari, setiap waktu dan berulang kali. Kebiasaan-kebiasaan setiap orang ada yang dinamakan dengan hobi dan ada pula yang dinamakan kecanduan alias ketergantungan yang berbeda karakteristik kebiasaan positif dan kebiasaan negatif.

Mengenai hal ini, kebiasaan di zaman sekarang yang serba canggih dan modern maka kebiasaan akan selalu menjadi permanen dan sangat sukar dihilangkan untuk kurun waktu sebentar saja. Bentuk kebiasaan untuk zaman serba canggih ini lebih mendominasi kebiasaan yang bersifat negatif ketimbang kebiasaan positif pada umumnya. Maka oleh sebab itu, segala bentuk kebiasaan yang bersifat negatif akan berdampak yang negatif pula termasuk persoalan kesehatan yang mengarah pada beberapa kebiasaan yang menjadi penyebab kanker serviks pada wanita.

Kanker serviks alias kanker leher rahim berupa kanker yang dominan diakibatkan adanya human papilloma virus (HPV) onkogenik yang menjangkit wilayah sekitar leher rahim. Human papilloma virus merupakan kelompok yang terdiri dari ratusan lebih virus yang mengindikasi sistem reproduksi tersebut.

Kanker serviks berupa kanker yang terjadi pada leher rahim wanita. Leher rahim wanita sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Seluruh wanita dari segenap kalangan usia berpotensi besar menderita kanker serviks. Namun, penyakit ini lebih mendominasi kalangan wanita yang aktif untuk kebiasaan seksual secara bebas.

Ketika periode permulaan, kanker serviks umumnya tidak mempunyai beberapa gejala. Gejala yang kemudian berlanjut dari kanker serviks paling terjadi berupa pendarahan internal dalam vagina yang terjadi pasca berhubungan badan, di luar periode menstruasi, dan masa pasca menopause.

Human papillomavirus sebagai pemicu utama kanker serviks

Jenis penyakit kanker serviks diakibatkan oleh human papilomavirus atau HPV. HPV yang merupakan kelompok jenis virus yang mengakibatkan kutil pada tangan, kaki dan alat kelamin. Ada berbagai jenis HPV yang sebagian besar berupa virus yang tidak berbahaya sama sekali. Namun terdapat beberapa jenis HPV yang sebagian besar mengganggu sel-sel leher rahim untuk dapat berfungsi secara normal dan akhirnya menyebabkan kanker.

Gejala Pengakit Kanker Serviks Pada Wanita Dewasa

Gejala kanker serviks tidak selamanya dapat terlihat dengan jelas, bahkan ada yang besar kemungkinan gejala tidak terlihat sama sekali. Kerap kali terjadinya gejala kanker serviks sudah mendekati periode stadium akhir. Maka oleh sebab itu, melaksanakan pap smear secara rutin sangat perlu adanya dalam menangkap sel pra-kanker dan mencegah perkembangan kanker serviks.

Pendarahan pada vagina

Pendarahan pada vagina yang secara tidak normal termasuk flek gejala sering terlihat dari kanker serviks. Pendarahan umumnya terjadi pasca berhubungan seks, di luar periode menstruasi atau pasca menopause. Gejala lain yang mungkin besar saja  muncul selain pendarahan yang tidak normal diantaranya gejala-gejala berikut :

○ Cairan yang keluar tanpa berhenti dari vagina dengan bau yang tidak sedap atau berbeda dari umumnya, berwarna merah muda, pucat, cokelat, atau mengandung darah.

○ Rasa sakit setiap kali melakukan hubungan seksual.

○ Perubahan siklus menstruasi tanpa diketahui penyebabnya, misalnya menstruasi yang lebih dari 7 hari untuk 3 bulan dan atau lebih 3 bulan, pendarahan dalam jumlah cukup berlebihan.

Gejala pada kanker serviks stadium akhir

Gejala kanker serviks yang terjadi pada stadium akhir sangat berbeda dari tingkat permulaannya dimana stadium akhir ini menyebar luas dari leher rahim menuju jaringan serta organ sekitarnya. Pada tahapan selanjutnya, gejala yang muncul akibat kanker serviks stadium akhir berbeda diantaranya sebagai berikut :

○ Munculnya hematuria atau darah dalam urine

○ Terganggunya saat buang air kecil akibat penyumbatan ginjal dan ureter.

○ Terjadi perubahan pada periode buang air kecil.

○ Mengalami penurunan berat badan secara turun derastis.

○ Mengalami pembengkakan pada salah satu kaki.

○ Munculnya gejala tidak nafsu makan.

○ Mengalami rasa nyeri dan sakit pada perut bagian bawah dan juga bagian panggul.

○ Terjadi pembengkakan pada ginjal. Kondisi semacam ini dikenal sebagai hidronfrosis.

Kanker serviks dapat terjadi melalui beberapa kebiasaan yang menjadi penyebab kanker serviks pada wanita antara lain dengan melakukan hal-hal atau kebiasaan negatif yang tidak termasuk sama sekali dalam pola hidup sehat diantaranya sebagai berikut :

○ Berhubungan seks pra-nikah atau sebelum menikah

Gaya hidup serba modern menuntut zaman untuk senantiasa melakukan kebebasan termasuk pula kebebasan melanggar norma-norma yang berlaku di negaranya dengan melakukan seks bebas atau berhubungan badan pra-nikah yang manakala norma terserbut jangan sampai dilanggar oleh penganut taat hukum yang berlaku.

Mungkin pernah mendengar mengenai kegiatan seks bebas yang mengakibatkan penyakit langka dan sukar dalam pengobatannya berupa AIDS/HIV. Tidak saja menimbulkan jenis penyakit tersebut, tetapi kanker serviks pula sangat dipengaruhi oleh pola hidup tidak sehat semacam ini. Seks pra nikah di usia muda belia yang sudah aktif secara seksual dapat memicu terjadinya gejala kanker serviks.

Ketergantungan merokok

Merokok tidak hanya menjadi pilihan kebiasaan bebas untuk kalangan pria dan remaja pria dewasa, ternyata kegiatan merokok pula bagi kalangan wanita merupakan hal yang sangat wajar. Merokok memang tidak menjadi pemicu kanker serviks secara langsung, namun siapa sangka dengan hanya kecanduan merokok maka tubuh tidak mampu melawan berbagai infeksi virus yang kapan saja bisa masuk ke dalam tubuh. Merokok juga menjadikan sistem saluran kemih menjadi rusak dengan gejala munculnya batu ginjal, proastitis, infeksi saluran kemih, hematuria ata keluarnya darah saat buang air kecil.

○ Kanker serviks akibat konsumsi makanan cepat saji

Makanan yang serba cepat saji dapat memicu terjadinya karsinogenik yang dapat memicu kanker. Mengonsumsi makanan yang dimasak langsung tentunya sangat menyehatkan dan lebih utama untuk melawan infeksi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

○ Stres berlebihan

Stres dan terlalu banyak pikiran dapat memicu berbagai penyakit yang tidak hanya gangguan secara mental tetapi bisa menurunkan sistem daya tahan tubuh yang kuat. Kanker serviks memicu pula gejala lain dari stres berawal dari gangguan masalah mental dan memicu gangguan lain dari penyakit jantung, kolesterol, diabetes, stroke, tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan lainnya.

○ Kurang menjaga kebersihan pakaian dalam

Pakaian dalam yang tidak dijaga dan dibersihkan akan menjadi ladang tempat infeksi virus berkembang termasuk adanya pertumbuhan bakteri berbahaya yang tidak dapat dimusnahkan dengan cepat.  Kanker serviks merupakan jenis kanker yang menyerang leher rahim sehingga daerah kewanitaan khususnya pemakaian celana dalam harus benar dalam keadaan yang bersih. Pemilihan pembalut yang steril dan kadar ph seimbang akan membuat infeksi virus dapat dicegah.

○ Berganti-ganti pasangan seksual yang tidak sah lebih berisiko sama halnya dengan kegiatan seks bebas dengan mudah terinfeksinya virus HPV.

○ Sistem imunitas tubuh yang melemah : Sistem daya tahan tubuh yang tidak kuat akan mengakibatkan kondisi semacam ini akibat pemakaian jenis obat-obatan tertentu.

○ Kanker serviks terjadi saat persalinan : semakin banyak kalangan wanita dewasa yang melahirkan semakin besar potensi yang ditimbulkan menjadi kanker serviks.

○ Konsumsi pil kontrasepsi atau pil KB lebih dari lima tahun : mengonsumsi pil KB cukup lama akan meningkatkan faktor risiko dua kali lipat mengalami kanker serviks, kendati pun masih belum jelas penyebab dan alasan secara tepat.

Komplikasi kanker serviks

Berikut beberapa komplikasi yang kerap memicu terjadi pasca mengalami kondisi kanker serviks atau sedang mengidap kanker jenis ini diantaranya :

○ Komplikasi kanker serviks kerap muncul pada wanita dewasa yang mengalami kanker serviks. Komplikasi dapat terjadi sebagai dampak langsung dari kanker atau efek samping dari pengobatan mau pun terapi yang dilakukan. Misalnya karena radioterapi, operasi, atau efek kemoterapi. Komplikasi kanker serviks yang umum tersebut muncul diantaranya sebagai berikut di bagi menjadi 2 golongan yaitu komplikasi ringan berupa pendarahan kecil pada vagina atau sering kencing juga komplikasi yang sangat berat dengan gejala pendarahan yang parah dan bahkan memicu gagal ginjal pada seorang pasien pengidap kanker serviks.

Itulah beberapa kebiasaan yang menjadi penyebab kanker serviks pada wanita juga tentang pemahaman bahwa kanker serviks dan komplikasi yang ditimbulkan pasca divonis mengalami kanker serviks. Mudah-mudahan bahasan kali ini mengenai beberapa kebiasaan yang menjadi penyebab kanker serviks pada wanita dapat menjadikan manfaat dan cermin untuk senantiasa menjalani gaya hidup yang sehat setiap hari.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *