Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Apa Pengertian Kolesterol dan Lemak Itu? Berikut Persamaan dan Perbedaannya

Pengertian Lemak, Asam Lemak dan Kolesterol Bersama Fungsinya

Sedikit orang yang mengetahui jika lemak dan kolestertol itu berbeda, tetapi lemak dan kolesterol juga mempunyai satu kesamaan dalam beberapa manfaatnya. Entah dari itu lemak atau kolesterol keduanya mempunyai fungsi manfaat masing-masing terutama bagi tubuh.

Lemak dan kolesterol dibutuhkan sekali oleh tubuh, namun jika lemak dan kolesterol itu melebihi batas yang dibutuhkan biasanya memicu berbagai masalah kesehatan dari yang tingkat ringan, hingga sudah sangat akut.

Orang yang memiliki intensitas lemak memang tepat sekali dimiliki oleh semua kalangan obesitas, baik dari pria atau pun wanita. Obesitas seringkali dipicu oleh asupan makanan yang tinggi akan kandungan lemak juga protein bahkan karbohidrat sekali pun.

Banyak faktor pemicu yang menjadikan seseorang mempunyai lemak tinggi, kolesterol tinggi misalnya faktor gaya hidup tidak sehat, makan makanan berlemak, kurang beraktivitas atau bisa jadi karena faktor genetika alias faktor keturunan.

Kalangan obesitas tidak selamanya mempunyai penyakit kolesterol tinggi, sebaliknya obesitas sudah pasti mempunyai kandungan lemak cukup tinggi. Tapi tidak menutup kemungkinan jika orang kurus bisa mempunyai kolesterol tinggi dan kandungan lemak yang rendah dalam tubuhnya.

Tingkat kolesterol berlebihan sudah dijelaskan pada penggalan baris kalimat diatas sebelumnya sering kali memicu keluhan kesehatan termasuk diantaranya dari mulai penyakit jantung, stroke, diabetes hingga tekanan darah tinggi.

Penyakit-penyakit tersebut memang sangat mematikan, sebab besar kemungkinan apabila tidak melakukan perawatan secara berkala berakibat pada kematian. Banyak sekali kasus kematian dari mulai perlahan-lahan atau bisa jadi meninggal dunia mendadak akibat serangan jantung mendadak.

Nah, sebelumnya pada topik pembahasan kali ini menjelaskan tentang apa pengertian kolesterol dan lemak itu ? berikut persamaan dan perbedaannya.

Lemak dan kolesterol itu dua jenis lipid yang berbeda dan merupakan senyawa organik yang tidak mudah larut dalam air. Kendati pun lemak dan kolesterol sering didapat bersama dalam makanan dan di dalam darah, keduanya sebenarnya mempunyai struktur yang berbeda hanya saja memiliki kesamaan pada beberapa fungsinya.

Kolesterol dan lemak bisa didapatkan dalam makanan dan disintesis di dalam tubuh, terutama pada organ hati. Lipid bagaimana pun, diserap bersama di usus, karena darah sebagian besar adalah berupa air, diantaranya diangkut melalui molekul pembawa yang larut dalam air yang disebut lipoprotein.

  • Kolesterol

Kolesterol pada dasarnya merupakan jenis yang sangat unik dari lemak. Kebanyakan masyarakat tidak memahami bahwa kolesterol sebenarnya komposisi dibutuhkan sekali oleh sel tubuh dalam memproduksi zat-zat penting lain seperti pra-vitamin D, testosteron, estrogen, progesteron, dan selain itu membersihkan kolesterol jahat.

Kolesterol tidak bersifat jahat, sebab fungsi kolesterol itu dipentingkan baik oleh tubuh dibuat dari hati dan fungsinya membantu produksi zat-zat tertentu dalam tubuh.

Selain dibuat dari orga hati, kolesterol pun diperoleh dari bahan habis pakai lainnya misalnya dari unggas, telur, mentega, daging, produk susu, dan lain-lain.

Kolesterol merupakan lipid berlilin yang terdapat hampir di semua sel tubuh. Diet kolesterol hanya didapatkan dari makanan dan mempunyai sedikit efek pada tingkat darah, menurut tinjauan literatur yang diterbitkan dalam “The Prosiding Of The Nutrition Society” pada tahun 2014 dan “Opini saat ini dalam nutrisi dan perawatan medis” pada tahun 2012. Apabila tidak mengonsumsi kolesterol, tubuh akan membuat apa yang dibutuhkannya.

Jika anda mengonsumsi banyak makanan tinggi kolesterol, tubuh anda membuat lebih sedikit. Kebanyakan kolesterol diproduksi organ hati. Hal ini dimanfaatkan untuk mensintesis garam empedu yang digunakan untuk pencernaan lemak, vitamin D, dan hormon streroid, seperti testosteron dan estrogen. Ini merupakan komponen membran sel dan mielin, zat berlilin yang melindungi sistem saraf tubuh.

Kolesterol dibuat oleh tubuh dalam membantu pembentukan sel dan membran di sekitar sel untuk melindunginya. Pada dasarnya kolesterol bukan lemak, namun lebih kepada senyawa kimia yang diproduksi hati.

Pemahaman kolesterol itu tidak sedikit ada banyak persepsi dari narasumber pakar lain diantaranya yaitu steroid lilin yang merupakan sumber energi yang cukup cepat. Memainkan peran aktif untuk membuat vitamin D, hormon dan asam empedu.

Ada lainya juga tentang kolesterol yakni kolesterol lipid bukanlah lemak secara tegas tetapi ada dalam lemak dan minyak hewani. Itu tidak terdapat pada minyak sayur. Sementara lemak nabati dan minyak mengandung analog kolesterol yang disebut “fitosterol”.

Di hati, kolesterol diubah menjadi asam empedu, yang kemudian dimanfaatkan dalam menyerap lemak dan vitamin larut lemak dari usus, membantu sintesis hormon seks seperti estrogen dan testosteron.

Kolestrol ada 3 jeis antara lain sebagai berikut :

  1. Low Density Lipoproteins (LDL)
  2. High Density Lipoproteins (HDL)
  3. Low Densitas Sangat Rendah

Low density Lipoproteins, LDL diduga sering disebut-sebut sebagai kolesterol jahat. Hal demikian yang disebut jahat karena menyumbat arteri. Dalam menjaga tingkat kolesterol normal harus kurang dari 100 mg / dl. Semestinya tidak naik pada level 100 mg / dl.

High Density Lipoproteins, HDL dikenal sebagai kolesterol baik semakin tinggi HDL, semakin rendah risiko penyakit jantung koroner. Tingkat HDL yang lebih besar dari 40 hingga 60 mg/dl disesuaikan. Semestinya tidak turun menjadi 40 mg/dl atau rendah.

Low Densitas Sangat Rendah mengangkut trigliserida dalam darah. VLDL juga sudah ditetapkan dalam peningkatan risiko penyakit jantung.

Cara mengukur kolesterol adalah dengan panduan LDL (kolesterol jahat) dan HDL (kolesterol baik). LDL seseorang maksimal sebaiknya 130 miligram dan HDL berkisar diangka 70 miligram. Tidak hanya itu, kombinasi kedunya tidak bolegh melebihi 200 miligram.

  • Lemak

Nah, sudah dijelaskan tentang kolesterol dan fungsi penting yang baik bagi tubuh, selanjutnya membahas tentang lemak dan fungsi-fungsi lemak itu sendiri berikut ulasannya :

Lemak terdiri atas komposisi yang umumnya larut dalam cairan organik dan adakalanya tidak bisa sama sekali larut dalam air biasa atau layaknya seperti minyak.

Lemak dan minyak disebut trigliserida dan setiap trigliserida mengandung 3 rantai karbon yang dikenal sebagai asam lemak. Tipe-tipe asam lemak termasuk rantai pendek, rantai panjang, jenuh dan tidak jenuh yang didapatkan dari makanan hewani atau bisa juga dari nabati.

Sebagian besar asam lemak dapat dimetabolisme untuk kebutuhan energi harian, lemak dan minyak pun bisa menambah rasa dan nilai kenyang ke makanan. Kadang kala lemak, terutama lemak jenuh, disamakan dengan kolesterol. Padahal keduanya jelas berbeda sekali dan bagaimana pun juga kolesterol dan lemak bagian dari sistem saraf keduanya.

Ada berbagai jenis lemak yang dapat diperoleh dalam makanan misalnya lemak tak jenuh (unsaturated Fat) yang terdiri dari monounsaturated dan polyunsaturated fat. Selanjutnya ada lemak trans, lemak cis, asam lemak omega, dan lemak jenuh (saturated fat) yang sering dikaitkan dengan penyakit jantung.

Pakar nutrisi menjelaskan bahwa asupan lemak sebaiknya dinikmati orang dewasa 15-30 persen dari total kalori. Akan tetapi semua juga tergantung dengan aktivitas fisik yang dilakukan.

Lemak merupakan sumber energi yang sudah terkonsentrasi secara tepat. Ini menyediakan perlindungan organ vital tubuh. Lemak diperlukan oleh tubuh dalam menghasilkan hormon, sehingga merasa kenyang setelah makan makanan yang menjadikan energi cukup bertahan lama.

Fungsi lemak memainkan peran penting dalam fungsi kimia tubuh dan metabolisme. Lemak itu dipecah dalam tubuh manusia oleh enizim yang dikenal sebagai lipase, yang diproduksi di pankreas.

Tubuh manusia pun mempunyai jaringan adiposa, yang dikenal sebagai gudang lemak dan merupakan jaringan ikat longgar yang terdiri atas adiposit, Jaringan ini ada sekitar 80% lemak dan terletak di bawah kulit, disekitar organ internal seperti sumsum tulang dan jaringan payudara.

Peran penting dalam jaringan tersebut diantaranya untuk menyimpan energi dalam bentuk lemak. Kelebihan jaringan tersebut mengakibatkan obesitas pada manusia. Lemak membantu dalam menyerap vitamin dan menyediakan energi.

Lemak menjadikan kulit bisa bercahaya, kekurangannya menjadikat kulit terlihat kering dan kusam. Asupan lemak yang sesuai dapat mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan otak yang lebih cepat.

Ada sembilan kalori dalam 1 gram lemak yang hampir dua kali lipat jumlah dalam karbohdrat. Lemak mempunyai lemak jenuh dan disebut lemak jahat karena berbahaya bagi tubuh manusia dan pada suhu tubuh.

Sumber lemak jenuh adalah produk olahan susu, krim, keju, minyak sayur terhidrogenasi, kelapa dan sebagainya. Di sisi lain juga lemak tak jenuh adalah lemak baik dan cair pada suhu tubuh. Bentuk tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal tidak berbahaya bagi jantung sama sekali.

Asam lemak esensial dan non esensial

Tubuh dapat mensintesis banyak asam lemak. Diantaranya jika anda menambahkan beberapa kue dalam diet harian. Tubuh akan kemungkinan mengubah sebagian besar lemak menjadi lemak lebih dan menyimpannya di sel sel lemak.

Asam lemak yang dapat disintesis tidaklah sangat dibutuhkan sebaliknya dengan asam lemak esensial sangat dibutuhkan dari sumber makanan berupa asam lemak omega 6 dan omega 3 yang tidak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal.

Nah, itulah beberapa persamaan dan perbedaan diantara keduanya yakni kolesterol dan lemak bersama dengan fungsinya.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.